| dc.contributor.advisor | Sumardjo | |
| dc.contributor.advisor | Krishandini | |
| dc.contributor.author | Damayanti, Devita | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-07T11:34:32Z | |
| dc.date.available | 2026-07-07T11:34:32Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174165 | |
| dc.description.abstract | Penyakit Kronis atau Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab utama
kematian non-pandemi di dunia. PTM tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat
dikendalikan melalui perilaku kesehatan yang tepat dan berkelanjutan. Program
pengelolaan penyakit kronis merupakan salah satu inisiasi pemerintah untuk
meningkatkan kondisi kesehatan penderita PTM melalui kegiatan seperti aktivitas
fisik dan pemeriksaan kesehatan. Namun, keterlibatan peserta prolanis di Desa
Sasak Panjang, Kabupaten Bogor, masih tergolong rendah yang berpotensi
menghambat capaian pengendalian penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis
faktor-faktor yang memengaruhi perilaku kesehatan peserta prolanis di Desa Sasak
Panjang, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
melalui survei menggunakan kuesioner terhadap 61 responden dan didukung data
kualitatif. Perolehan data dianalisis menggunakan metode Structural Equation
Modeling-Partial Least Square (SEM- PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa karakteristik individu tidak bepengaruh signifikan terhadap persepsi
individu. Adapun, persepsi individu dan isyarat bertindak terbukti berpengaruh
signifikan dan positif terhadap perilaku kesehatan. | |
| dc.description.abstract | Chronic diseases or non-communicable diseases (NCDs) are the leading cause of
non-pandemic deaths worldwide. NCDs cannot be cured, but can be controlled
through appropriate and sustainable health behaviors. The chronic disease
management program is one of the government's initiatives to improve the health
conditions of NCD sufferers through activities such as physical activity and health
screening. However, the involvement of prolanis participants in Sasak Panjang
Village, Bogor Regency, is still relatively low, which has the potential to hinder
disease control achievements. This study aims to analyze the factors that influence
the health behavior of prolanis participants in Sasak Panjang Village, Bogor
Regency. This study uses a quantitative approach through a survey using a
questionnaire of 61 respondents and is supported by qualitative data. The data
obtained were analyzed using the Structural Equation Modeling-Partial Least
Square method. The results of this study show that individual characteristics do not
have a significant effect on individual belief. However, individual belief and cues
to acction were found to have a significant and positive effect on health behaviors. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Faktor-faktor yang Memengaruhi Perilaku Kesehatan Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis Desa Sasak Panjang, Kabupaten Bogor | id |
| dc.title.alternative | Factors Influencing Health Behavior Participants in The Chronic Disease Management Program Sasak Panjang Village, Bogor Regency | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | penyakit kronis | id |
| dc.subject.keyword | Penyakit Tidak Menular | id |
| dc.subject.keyword | perilaku kesehatan | id |
| dc.subject.keyword | prolanis | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |