Pengaruh ESG Disclosure terhadap Kinerja Keuangan dan Nilai Perusahaan Kelapa Sawit yang Terdaftar di BEI
Abstract
Industri kelapa sawit memiliki eksposur tinggi terhadap risiko lingkungan dan sosial, sehingga transparansi keberlanjutan melalui ESG disclosure menjadi isu strategis. Penelitin ini bertujuan menganalisis pengaruh ESG disclosure terhadap
kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) dan nilai perusahaan yang diproksikan dengan Tobin’s Q. Penelitian ini menggunakan data panel dari 10 perusahaan kelapa sawit yang terdaftar di BEI periode 2020-2024.
Pengukuran ESG disclosure menggunakan checklist berbasis standar GRI yang terdiri atas 20 item indikator material. Variabel kontrol meliputi ukuran perusahaan, leverage (DAR), dan pertumbuhan penjualan. Model estimasi terpilih adalah
Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG disclosure berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, mengindikasikan bahwa transparansi keberlanjutan yang lebih tinggi berkontribusi pada efisiensi
operasional, pengurangan risiko regulasi, dan perluasan akses pasar ekspor premium. Sebaliknya, ESG disclosure tidak berpengaruh signifikan terhadap Tobin's Q, mencerminkan bahwa investor di pasar modal Indonesia masih lebih
responsif terhadap indikator fundamental keuangan dan fluktuasi harga CPO dibandingkan informasi ESG. The palm oil industry faces high exposure to environmental and social risks, making sustainability transparency through ESG disclosure a strategic issue. This study analyzes the effect of ESG disclosure on financial performance proxied by Return on Assets (ROA) and firm value proxied by Tobin's Q. This study uses panel data from 10 palm oil companies listed on the IDX over the 2020–2024 period. ESG disclosure was measured using a GRI-based checklist of 20 material indicators. Control variables included firm size, leverage (DAR), and sales growth. The Random Effect Model (REM) was selected as the estimator. Results show that ESG disclosure has a positive and significant effect on ROA, indicating that higher sustainability transparency contributes to operational efficiency, reduced regulatory risk, and access to premium export markets. In contrast, ESG disclosure does not significantly affect Tobin's Q, reflecting that Indonesian capital market investors remain more responsive to financial fundamentals and CPO price fluctuations than to ESG information.
Collections
- UF - Agribusiness [4838]

