Evaluasi Suplementasi Indigofera, Kelor dan Lamtoro Terproteksi dalam Ransum Sapi Perah Secara in vitro
Date
2026Author
SANDANDA, DESKA
Amirroenas, Dwierra Evvyernie
Rosmalia, Annisa
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi leguminosa terproteksi secara three-step in vitro terhadap fermentasi dan kecernaan nutrien pasca rumen. Proteksi protein dilakukan menggunakan metode pemanasan dengan autoclave untuk meningkatkan ketersediaan protein bypass atau RUP. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan ransum dan 4 kelompok berupa frekuensi pengambilan cairan rumen. Perlakuan terdiri atas R0 (ransum kontrol), R1 (R0 + 15% indigofera terproteksi), R2 (R0 + 15% kelor terproteksi), dan R3 (R0 + 15% lamtoro
terproteksi). Peubah yang diamati meliputi pH rumen, konsentrasi amonia (NH3), VFA total dan parsial, populasi protozoa, sintesis protein mikroba, serta degradasi dan kecernaan (BO, BK, PK). Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan tidak mempengaruhi nilai kecernaan total BK, BO, dan PK,
namun berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap nilai degradasi bahan organik. Perlakuan suplementasi indigofera terproteksi berpengaruh nyata (p<0,05) menurunkan proporsi butirat tanpa mempengaruhi parameter fermentabilitas rumen lainnya. Populasi mikroba rumen, protozoa dan sintesis protein mikroba tidak berbeda nyata (p>0,05) antar perlakuan. Disimpulkan bahwa suplementasi 15% leguminosa terproteksi dalam ransum belum menunjukkan respons yang berbeda terhadap fermentabilitas dan kecernaan nutrien pasca rumen, namun masih mampu mempertahankan kondisi rumen dan pemanfaatan nutrien secara optimal.

