Daya Saing Ekspor Pulp Indonesia di Tiga Negara Tujuan Utama
Abstract
Permintaan pulp dunia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan perkembangan industri berbasis serat. Indonesia sebagai salah satu eksportir utama pulp memiliki peran penting dalam perdagangan tersebut. Namun, ekspor pulp Indonesia masih menghadapi tantangan berupa persaingan yang semakin ketat dengan negara produsen lain serta ketergantungan pada beberapa negara tujuan utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing dan potensi pengembangan ekspor pulp Indonesia dibandingkan negara pesaing di tiga negara tujuan ekspor yaitu China, India dan Korea Selatan. Metode yang digunakan meliputi Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamics (EPD), dan X- Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pulp Indonesia memiliki daya saing yang kuat di tiga negara tujuan ekspor dengan nilai RCA lebih dari satu, dengan posisi perdagangan paling menguntungkan berada di India (Rising Star). Selain itu, hasil analisis X-Model menunjukkan bahwa India merupakan pasar paling prospektif untuk pengembangan ekspor pulp. Berdasarkan kondisi tersebut, Indonesia perlu meningkatkan daya saing ekspor dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki. Global demand for pulp has continued to increase in recent years along with the development of fiber-based industries. Indonesia, as one of the main pulp exporters, plays an important role in this trade. However, Indonesia’s pulp exports still face challenges due to increasing competition from other producing countries as well as dependence on several main export destination markets. This study aims to analyze the competitiveness and potential development of Indonesian pulp exports compared to competing countries in three export destination markets xport destination markets, namely China, India, and South Korea. The methods used include Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamics (EPD), and the X-Model. The results show that Indonesian pulp has strong competitiveness in the three export destination markets, indicated by RCA values greater than one. with the most favorable trade position is found in India (Rising Star). Furthermore, the X-Model analysis shows that India is the most prospective market for export development. Based on these findings, Indonesia needs to improve its export competitiveness by utilizing its existing potential.
Collections
- UF - Agribusiness [4816]

