| dc.description.abstract | Tingginya kebutuhan air wudhu jamaah di Masjid Al Hurriyyah Kampus IPB Dramaga yang mengandalkan air tanah memicu risiko kelangkaan pasokan air saat waktu shalat. Penelitian ini bertujuan menghitung potensi volume air hujan atap, merancang desain, dan menyusun Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Sistem Pemanenan Air Hujan (SPAH). Metode penelitian mencakup analisis data curah hujan harian 20 tahun (2006–2025) menggunakan distribusi Weibull, perancangan hidrologi berbasis standar SNI, serta penjelasan dampak ekonomi, sosial, serta lingkungan. Hasil pengujian menunjukkan distribusi Weibull dapat diterima dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,9861 dan potensi air hujan terpanen mencapai 4.651,7 m3/tahun. Sistem memanfaatkan pipa vertikal eksisting 4 inci dan pipa vertikal tambahan 5 inci, modifikasi pipa horizontal PVC 5 dan 6 inci dengan kemiringan 1%, serta tangki penyimpanan FRP berkapasitas 24 m3. Total modal pengadaan sistem sebesar Rp153 juta dengan biaya pengeluaran tahunan Rp5 juta. Sistem ini memiliki efektivitas pemenuhan 76% kebutuhan air tahunan (2.078 m3). Implikasi penerapan SPAH secara konkrit mampu menjamin stabilitas pasokan air wudhu jamaah sekaligus mereduksi limpasan permukaan yang memicu genangan di sekitar area masjid. | |