| dc.contributor.advisor | Winoto, Joyo | |
| dc.contributor.advisor | Asikin, Zenal | |
| dc.contributor.author | Kurniawati, Nanda | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-22T04:04:39Z | |
| dc.date.available | 2026-06-22T04:04:39Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173572 | |
| dc.description.abstract | Warung Madura merupakan salah satu bentuk usaha kecil berbasis etnis dan keluarga yang berkembang dalam ruang ekonomi masyarakat perkotaan. Keberadaannya tidak hanya berfungsi sebagai penyedia kebutuhan harian, tetapi juga menjadi representasi dari praktik kewirausahaan yang bertumpu pada pengalaman merantau, keterlibatan keluarga, kepercayaan, dan jaringan sosial sesama pelaku usaha. Karakter khas warung Madura terlihat dari lokasi yang dekat dengan permukiman, jam operasional yang panjang, harga yang bersaing, kelengkapan barang, serta pelayanan yang fleksibel terhadap kebutuhan pelanggan. Namun, di balik keunggulan tersebut, warung Madura menghadapi tantangan dalam aspek pembiayaan, terutama karena modal usaha masih banyak bersumber dari tabungan pribadi, arus kas harian, dukungan keluarga, dan hubungan informal dengan pemasok.
Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, kajian ini menggali pengalaman pemilik dan pengelola warung Madura di wilayah Jakarta, Bogor, dan Depok. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan didukung oleh studi literatur mengenai ethnic entrepreneurship, family business, dan microfinance. Hasil analisis menunjukkan bahwa warung Madura memiliki karakter kuat sebagai usaha berbasis etnis sekaligus usaha keluarga. Dari sisi etnis, usaha ini tumbuh melalui jaringan perantau, solidaritas sosial, pertukaran informasi, serta kemampuan membaca peluang pasar lokal. Dari sisi keluarga, pengelolaan usaha dijalankan melalui pembagian peran yang informal, keterlibatan suami-istri atau kerabat dekat, rasa saling percaya, tanggung jawab, dan harapan agar usaha dapat terus berlanjut dalam lingkungan keluarga.
Praktik pembiayaan warung Madura memperlihatkan tiga pola utama, yaitu pembiayaan internal, pembiayaan informal relasional, dan pembiayaan hibrida selektif. Alternatif pembiayaan yang disusun menyesuaikan dengan karakter usaha kecil berbasis etnis dan keluarga yang bertumpu pada relasi kepercayaan, keterlibatan keluarga, dan arus kas harian. Skema pembiayaan yang dirumuskan tidak hanya diarahkan untuk menjawab kebutuhan warung Madura, tetapi juga dilengkapi dengan basis implementasi yang dapat diterapkan pada usaha etnis lain dengan pola sosial dan usaha yang serupa. Penerapannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi komunitas, kapasitas pelaku usaha, pola jaringan sosial, serta kelembagaan yang tersedia. Dengan demikian, alternatif pembiayaan ini memiliki sifat kontekstual, tetapi tetap dapat direplikasi secara terbatas pada usaha kecil berbasis etnis lainnya. Hal ini menjadikan hasil pengembangan pembiayaan tidak hanya relevan bagi warung Madura, tetapi juga dapat menjadi rujukan bagi penguatan usaha kecil berbasis etnis dan keluarga secara lebih luas. | |
| dc.description.abstract | Warung Madura represents a form of ethnic- and family-based small enterprise that has developed within the economic landscape of urban communities. Its existence functions not only as a provider of daily necessities, but also as a representation of entrepreneurial practices rooted in migration experience, family involvement, trust, and social networks among business actors. The distinctive characteristics of warung Madura are reflected in its proximity to residential areas, extended operating hours, competitive prices, product completeness, and flexible services that respond to customer needs. However, behind these advantages, warung Madura faces challenges in financing, particularly because business capital is still largely sourced from personal savings, daily cash flow, family support, and informal relationships with suppliers.
Using a qualitative approach with a case study design, this study explores the experiences of warung Madura owners and managers in Jakarta, Bogor, and Depok. Data were obtained through in-depth interviews and supported by literature studies on ethnic entrepreneurship, family business, and microfinance. The analysis shows that warung Madura has strong characteristics as both an ethnic-based enterprise and a family business. From an ethnic perspective, this business grows through migrant networks, social solidarity, information exchange, and the ability to identify local market opportunities. From a family business perspective, business management is carried out through informal role distribution, the involvement of spouses or close relatives, mutual trust, responsibility, and the expectation that the business can continue within the family.
The financing practices of warung Madura reveal three main patterns, namely internal financing, relational informal financing, and selective hybrid financing. The proposed financing alternatives are designed to align with the characteristics of ethnic- and family-based small enterprises that rely on trust-based relationships, family involvement, and daily cash flow. The formulated financing schemes are not only intended to address the needs of warung Madura, but are also equipped with an implementation basis that can be applied to other ethnic enterprises with similar social and business patterns. Their application, however, needs to be adjusted to community conditions, business actors’ capacities, social network patterns, and the available institutional arrangements. Thus, these financing alternatives are contextual in nature, yet they remain replicable to a limited extent among other ethnic-based small enterprises. This makes the financing development not only relevant to warung Madura, but also a useful reference for strengthening ethnic- and family-based small enterprises more broadly. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Mekanisme Pembiayaan Usaha Kecil Berbasis Etnis dan Keluarga: Studi Kasus Warung Madura | id |
| dc.title.alternative | Financing Mechanisms for Ethnic and Family Based Small Enterprise: A Case Study of Warung Madura | |
| dc.type | Tesis | |
| dc.subject.keyword | bisnis keluarga | id |
| dc.subject.keyword | Kewirausahaan Etnis | id |
| dc.subject.keyword | Mekanisme Pembiayaan | id |
| dc.subject.keyword | Pembiayaan Informal | id |
| dc.subject.keyword | Warung Madura | id |