HEMATOLOGI DARAH PUYUH PETELUR (Coturnix coturnix japonica) UMUR 4-12 MINGGU YANG DIBERI PAKAN MENGANDUNG Fe ORGANIK
Date
2026Author
Renaldy, Muhammad Recky
Darmawan, Arif
Hermana, Widya
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis penambahan Fe organik dalam pakan terhadap respon imunitas puyuh petelur (Coturnix coturnix japonica) berdasarkan hematologi darah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah: T1= Ransum perlakuan tanpa Fe (kontrol), T2= Ransum perlakuan+50 ppm Fe, T3= Ransum perlakuan+100 ppm Fe, T4= Ransum perlakuan+150 ppm Fe. Peubah yang diamati
pada penelitian ini yaitu hematologi darah dan diferensiasi leukosit. Hasil penelitian pemberian Fe organik berbeda nyata (P < 0,05) menurunkan leukosit. Sedangkan, pemberian Fe tidak berbeda nyata (P > 0,05) terhadap eritrosit, hemoglobin, packed
cell volume (PCV), limfosit, heterofil, eosinofil, monosit, basofil, dan rasio heterofil:limfosit (H:L). Simpulan penelitian ini adalah penambahan Fe organik 50-150 ppm tidak berpengaruh negatif terhadap eritrosit, hemoglobin, PCV, dan diferensiasi leukosit. Penambahan Fe organik 50 hingga 150 ppm menurunkan leukosit. Penambahan Fe organik dengan taraf 50 ppm atau total Fe 167,04 ppm dalam pakan mencerminkan respon imunitas paling optimal.

