Efektivitas Media Sosial dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat tentang Pencegahan Stunting (Kasus: Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok)
Abstract
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia yang dapat menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas hidup anak di masa depan. Media sosial memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui penyebaran informasi kesehatan yang cepat dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media sosial dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan stunting berdasarkan tingkat kognitif, afektif, dan konatif, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif melalui wawancara mendalam. Responden penelitian dipilih menggunakan teknik accidental sampling terhadap ibu yang memeriksakan anaknya di dua posyandu di Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok, dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman untuk melihat hubungan antara karakteristik pengguna media sosial dengan penggunaan media sosial dan uji regresi linier berganda untuk melihat pengaruh penggunaan media sosial dan karakteristik pesan terhadap kesadaran stunting.

