IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Analisis Modal Kerja Terhadap Profitabilitas Perusahaan Agri-food di Indonesia (Masa Pandemi dan Pasca Pandemi)

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (600.3Kb)
      Fulltext (1.076Mb)
      Lampiran (647.1Kb)
      Date
      2026
      Author
      Wijaya, Muhammad Gigih
      Novianti, Tanti
      Asikin, Zenal
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Perusahaan agri-food beroperasi dalam lingkungan bisnis yang padat modal kerja, sehingga pengelolaan piutang, utang usaha, dan persediaan secara efisien menjadi faktor penting dalam menjaga profitabilitas. Pandemi COVID-19 menimbulkan disrupsi ekonomi yang signifikan dan meningkatkan ketidakpastian, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana modal kerja memengaruhi kinerja perusahaan dalam kondisi krisis maupun pascakrisis. Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komponen modal kerja terhadap profitabilitas perusahaan agri-food di Indonesia serta membandingkan pengaruh tersebut pada periode pandemi COVID19 dan pasca pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi data panel. Metode regresi data panel untuk menguji hubungan antara modal kerja dan profitabilitas perusahaan pada periode pandemi dan pasca pandemi. Sampel penelitian terdiri dari 30 perusahaan agri-food yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018–2023, yang mencakup sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan industri makanan berbasis FMCG. Profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA), modal kerja diukur melalui accounts payable period (days-AP), accounts receivable period (days-AR), inventory period (daysINV), dan cash conversion cycle (CCC). Dampak COVID-19 dianalisis menggunakan variabel dummy periode pandemi dan pasca pandemi serta interaksinya dengan variabel modal kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen manajemen modal kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan agri-food yang diukur dengan ROA. Periode utang usaha (days-AP) berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas, yang menunjukkan bahwa strategi memperpanjang periode pembayaran kepada pemasok dapat membantu perusahaan menjaga likuiditas dan mengalokasikan kas untuk aktivitas operasional. Sebaliknya, periode persediaan (days-INV) dan periode piutang (days-AR) berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin lama waktu penyimpanan persediaan dan penagihan piutang, maka efisiensi modal kerja akan menurun dan berdampak pada penurunan profitabilitas perusahaan. Selain itu, siklus konversi kas (cash conversion cycle/CCC) juga menunjukkan pengaruh negatif signifikan terhadap ROA, yang menunjukkan bahwa semakin panjang siklus kas perusahaan, semakin besar dana yang terikat dalam persediaan dan piutang sehingga menurunkan kinerja profitabilitas. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa efisiensi pengelolaan modal kerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan agri-food di Indonesia. Penelitian ini juga menemukan bahwa periode pandemi COVID-19 maupun pasca pandemi tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan agri-food, sehingga hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh positif signifikan tidak didukung. Temuan ini mengindikasikan bahwa sektor agri-food di Indonesia memiliki daya tahan yang relatif kuat terhadap guncangan ekonomi selama pandemi, terutama karena karakteristik produknya sebagai kebutuhan pokok yang menjaga stabilitas permintaan. Selain itu, perusahaan cenderung menerapkan strategi keuangan yang konservatif dengan mempertahankan likuiditas dan mengoptimalkan pembiayaan jangka pendek yang fleksibel untuk menjaga stabilitas operasional. Pada periode pasca pandemi (2022–2023), hasil analisis juga menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi tidak secara langsung meningkatkan profitabilitas perusahaan agri-food. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun permintaan mulai pulih, berbagai faktor struktural seperti perubahan perilaku konsumen dan tekanan biaya masih mempengaruhi kinerja perusahaan. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa ketahanan sektor agri-food lebih tercermin pada kemampuannya mempertahankan stabilitas keuangan dibandingkan pada peningkatan profitabilitas setelah pandemi. Pada periode pasca pandemi, perusahaan agri-food lebih memprioritaskan penguatan likuiditas, stabilitas operasional, dan mitigasi risiko dibandingkan ekspansi profitabilitas jangka pendek.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173129
      Collections
      • MT - Business [4119]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository