Show simple item record

dc.contributor.advisorPrihantoro, Iwan
dc.contributor.advisorPermana, Asep Tata
dc.contributor.authorArisa, Melia Nurizaz
dc.date.accessioned2026-05-03T23:40:18Z
dc.date.available2026-05-03T23:40:18Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173016
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan menganalisis interaksi penambahan pupuk kandang sapi dengan asam borat (H3BO3) untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi rumput pakchong, serta mendapatkan level optimal kombinasi pupuk kandang sapi dan asam borat. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial 6 x 5 dengan 10 ulangan. Faktor A (pupuk kandang sapi berlevel) P1 = 0 ton ha-1, P2 = 2,5 ton ha-1, P3 = 5 ton ha-1, P4 = 7,5 ton ha-1, P5 = 10 ton ha-1, P6 = 12,5 ton ha-1. Faktor B (asam borat berlevel) P0 = 0 ppm, P1 = 20 ppm, P2 = 40 ppm, P3 = 80 ppm, P4 = 100 ppm. Parameter yang diukur terdiri atas pertumbuhan morfologi, produksi biomassa, warna daun, dan kadar gula batang. Hasil penelitian menunjukkan pupuk kandang sapi efektif meningkatkan pertumbuhan morfologi dan produksi biomassa rumput pakchong (P<0,01). Simpulan penelitian ini adalah pemberian level pupuk kandang sapi 7,5 ton ha-1 merupakan level yang optimal dalam meningkatkan pertumbuhan morfologi dan produksi rumput pakchong. Faktor asam borat tidak efektif meningkatkan pertumbuhan dan produksi rumput pakchong.
dc.description.sponsorshipKedaireka dan Koperasi Produksi Ternak Maju Sejahtera
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleEfektivitas Penambahan Pupuk Kandang Sapi dan Asam Borat (H3BO3) terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv. Thailand)id
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordasam boratid
dc.subject.keywordpertumbuhanid
dc.subject.keywordproduktivitasid
dc.subject.keywordpupuk kandang sapiid
dc.subject.keywordrumput pakchongid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record