Kinerja Pengolahan Limbah Cair Kelapa Sawit pada Unit Anaerobik Rotating Biological Contactor Berdasarkan Dinamika Komunitas Mikroorganisme
Date
2026Author
Romadhon, Muhammad Imany
Kurniawan, Allen
Chadirin, Yudi
Rachmania, Nisa
Metadata
Show full item recordAbstract
Limbah cair kelapa sawit (LCKS) yang tidak diolah dengan baik dapat
mencemari air permukaan dan air tanah. Proses pengolahan LCKS dilakukan
dengan pendekatan biologis menggunakan unit Anaerobic Rotating Biological
Contactor (AnRBC) yang dimodifikasi dengan media lekatan kaldness K1. Upaya
optimalisasi dilakukan dengan menganalisis pengaruh Hydraulic Retention Time
(HRT) serta dinamika komunitas mikroorganisme selama proses pengolahan.
Penelitian ini bertujuan merancang reaktor AnRBC termodifikasi media kaldness
K1 untuk pengolahan LCKS, menganalisis pengaruh variasi HRT terhadap kinerja
pengolahan LCKS dan stabilitas biokimia pada unit AnRBC, mengevaluasi
dinamika struktur komunitas mikroorganisme pada unit AnRBC akibat variasi HRT
selama pengolahan LCKS, dan mengidentifikasi genus mikroorganisme unggul
yang berhubungan signifikan dengan efisiensi penyisihan bahan organik dan
stabilitas proses anaerobik pada sistem AnRBC. Penelitian menunjukkan, unit
AnRBC dapat mengurangi seluruh parameter organik selama proses pengolahan.
Namun, kinerja AnRBC sangat dipengaruhi oleh variasi HRT. Kinerja AnRBC
meningkat seiring dengan penurunan HRT selama 2 hari sehingga menunjukkan
efektivitas penyisihan kandungan organik tertinggi. Dinamika komunitas
mikroorganisme menunjukkan pergeseran seiring dengan perlakuan variasi HRT.
Berdasarkan pola perilaku, genus mikroorganisme dari kelompok clade 1
(Gemmobacter, Sedimentibacter, dan Hydrogenophaga) dan clade 2
(Microbacterium dan Petrimonas) merupakan katalisator kuat yang didukung
dengan tingkat adaptasi, fleksibilitas metabolisme serta aktivitas enzim hidrolitik
yang tinggi. Sementara itu, kelompok genus clade 4 (Arenimonas, Brevundimonas,
Corynebacterium) dan clade 5 (Cloacibacillus dan Paenacidovorax) merupakan
inhibitor proses pengolahan disebabkan dapat memproduksi zat polimer
ekstraseluler, akumulasi senyawa intermediet, dan preferensi metabolit yang
terbatas pada substrat yang sederhana. Palm Oil Mill Effluent (POME), if inadequately treated, poses a risk of
contaminating both surface and groundwater. This study employed a biological
treatment approach using an Anaerobic Rotating Biological Contactor (AnRBC)
modified with kaldness K1 attached-growth media. The optimization process
involved assessing the effects of Hydraulic Retention Time (HRT) and microbial
community dynamics throughout the treatment. The study aimed to design an
AnRBC reactor modified with kaldness K1 media for POME treatment, analyze the
impact of HRT variation on treatment performance and biochemical stability within
the AnRBC unit, evaluate shifts in microbial community structure in response to
HRT variation during POME treatment, and identify superior microbial genera
significantly associated with organic matter removal efficiency and anaerobic
process stability in the AnRBC system. The findings indicated that the AnRBC unit
effectively reduced all organic parameters during treatment, with performance
being significantly influenced by HRT variation. Treatment efficacy improved with
reduced HRT, with the 2-day HRT demonstrating the highest organic removal
efficiency. Microbial community dynamics also shifted in response to varying HRT
conditions. Based on observed behavioral patterns, genera in clade 1 (Gemmobacter,
Sedimentibacter, and Hydrogenophaga) and clade 2 (Microbacterium and
Petrimonas) emerged as strong process catalysts, supported by their high
adaptability, metabolic flexibility, and hydrolytic enzymatic activity. Conversely,
genera in clade 4 (Arenimonas, Brevundimonas, and Corynebacterium) and clade 5
(Cloacibacillus and Paenacidovorax) were linked to process inhibition due to their
propensity to produce extracellular polymeric substances, promote the
accumulation of intermediate compounds, and exhibit limited metabolic preference
for only simple substrates.
Collections
- MT - Agriculture Technology [2458]

