Pertumbuhan dan Produktivitas Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) cv. Samurai 1 dengan Aplikasi Boron pada Umur Panen Berbeda
Date
2026Author
Romadhon, Achmad
Abdullah, Luki
Soewondo, Panca Dewi Manu Hara Karti
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh dosis boron yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produktivitas sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) cv. Samurai 1 pada umur panen yang berbeda. Sorgum cv. Samurai 1 merupakan varietas unggul yang memiliki potensi genetik tinggi dalam produktivitas sebagai pakan ternak, namun pengembangan sorgum terkendala kondisi lahan margin seperti lahan dengan defisiensi unsur hara boron (B). Metode dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak kelompok faktorial (RAKF) 5×2×4 yang menghasilkan 40 satuan percobaan. Faktor pertama perlakuan yaitu pupuk boron dengan variasi dosis sebagai berikut, A0 = Tanpa penambahan asam borat; A1 = asam borat 10 ppm (setara 0,360 g H3BO3 5 L-1); A2 = asam borat 20 ppm (setara 0,720 g H3BO3 5 L-1); A3 = asam borat 30 ppm (setara 1,080 g H3BO3 5 L-1); A4 = asam borat 40 ppm (setara 1,440 g H3BO3 5 L-1). Faktor kedua adalah umur panen dengan variasi umur panen sebagai berikut B1 = 100 hari setelah tanam dan B2 = 105 HST (hari setelah tanam). Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis 30 ppm secara signifikan meningkatkan pertumbuhan tanaman, diameter batang, panjang malai dan hasil 1000 biji dibandingkan dengan perlakuan kontrol, sedangkan pada dosis 40 ppm secara signifikan (P<0,05) memperlihatkan penurunan terhadap produktivitas tanaman sorgum. Selain itu umur panen secara signifikan (P<0,05) berpengaruh terhadap pertumbuhan sorgum, namun umur panen 105 hari setelah tanam (HST) memberikan pengaruh signifikan (P<0,05) dibandingkan dengan umur panen 100 HST. Kesimpulan penelitian ini yaitu aplikasi boron pada dosis 30 ppm di umur panen 105 HST dapat mengoptimalkan produktivitas sorgum cv. Samurai 1 pada lahan yang defisiensi boron.
Collections
- MT - Animal Science [1317]
