| dc.contributor.advisor | Sjaf, Sofyan | |
| dc.contributor.author | Wijaya, Narenda | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-11T00:29:18Z | |
| dc.date.available | 2026-03-11T00:29:18Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172839 | |
| dc.description.abstract | Stunting merupakan masalah kesehatan anak dan persoalan sosial global di negara berkembang, termasuk Indonesia, yang berdampak pada kesehatan dan produktivitas sumber daya manusia. Program pengembangan masyarakat berperan dalam penurunan stunting melalui intervensi gizi dan pemantauan kesehatan di posyandu, dengan keberhasilan yang dipengaruhi oleh partisipasi dari masyarakat, komitmen pemerintah daerah, ketersediaan pada sumber daya, dan kesadaran gizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh indikator dan variabel program pengembangan masyarakat terhadap penurunan stunting di pedesaan. Penelitian ini menggunakan Data Desa Presisi (DDP) untuk mengidentifikasi keluarga stunting dengan pendekatan kuantitatif yang didukung data kualitatif. Responden ditentukan menggunakan teknik sensus, di mana seluruh anggota populasi dijadikan sebagai responden penelitian dan data dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh partisipasi masyarakat dalam program pengembangan masyarakat yang positif dan signifikan terhadap penurunan stunting di pedesaan, baik secara parsial maupun simultan. | |
| dc.description.abstract | Stunting is a global child health and social problem in developing countries, including Indonesia, which impacts on Human Resource health and productivity. Community development programs play a role in reducing stunting through nutrition interventions and health monitoring in posyandu, with success influenced by community participation, local government commitment, availability of resources, and nutrition awareness. This study aims to analyze the influence of indicators and variables of community development programs to reduce stunting in rural areas. This study uses precision village (DDP) Data to identify stunting families with a quantitative approach supported by qualitative data. Respondents were determined using census techniques, in which all members of the population were used as research respondents and the data were analyzed using multiple linear regression tests. The results of this study indicate that there is a positive and significant effect of community participation in community development programs on the reduction of stunting in rural areas, both partially and simultaneously. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Pengaruh Program Pengembangan Masyarakat Terhadap Penurunan Stunting di Pedesaan (Kasus: Desa Citaringgul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor) | id |
| dc.title.alternative | The effect of Community Development Programs on the reduction of Stunting in rural areas (case: Citaringgul Village, Babakan Madang district, Bogor regency) | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | partisipasi masyarakat | id |
| dc.subject.keyword | pedesaan | id |
| dc.subject.keyword | posyandu | id |
| dc.subject.keyword | program pengembangan masyarakat | id |
| dc.subject.keyword | stunting | id |