Kepemilikan Aset Penghidupan dan Strategi Adaptasi Nafkah sebagai Upaya Resiliensi Dampak Pembangunan Jalan Tol (Pedagang Produk Pertanian Desa Kuok, Kabupaten Kampar).
Abstract
Pedagang produk pertanian di Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar merasakan dampak negatif dan penghidupannya menjadi rentan akibat keberadaan jalan tol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepemilikan aset penghidupan pedagang produk pertanian, mengidentifikasikan strategi nafkah yang digunakan, menganalisis hubungan antara penguasaan aset penghidupan dengan strategi nafkah, dan mengetahui tingkat resiliensi nafkah para pedagang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan didukung kualitatif. Metode pengambilan data penelitian ini berupa survei dan wawancara mendalam. Data primer diperoleh melalui kuesioner, observasi dan wawancara mendalam, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi literatur dan dokumen pendukung. Responden yang dilibatkan sebanyak 30 orang yang diperoleh dengan sensus. Hasil penelitian menunjukkan aset penghidupan yang dimiliki pedagang produk pertanian Desa Kuok cukup banyak dan beragam. Pedagang cenderung mempertahankan jam kerja, ekspansi minim dilakukan, keterlibatan anggota keluarga meningkat, dan migrasi hampir tidak pernah dilakukan. Modal alam seperti lahan luas dan milik pribadi mendorong intensifikasi dan mencegah diversifikasi. Jejaring mitra sebagai modal sosial mendorong ekstensifikasi dan mencegah migrasi. Resiliensi pada kategori sedang yang mengindikasikan waktu pulih dengan rata-rata 11,2 bulan pasca jalan tol.
