View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Senyawa Fenolik Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.), Aktivitas Antimikroba Dan Aplikasinya Pada Telur Pindang.

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (496.0Kb)
      Fulltext (1.065Mb)
      Lampiran (1012.Kb)
      Date
      2026
      Author
      Nasution, Riska Jannah
      Indrasti, Dias
      Kusumaningrum, Harsi Dewantari
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Daun jambu biji (Psidium guajava L.) mengandung senyawa fenolik yang berpotensi memiliki sifat antimikroba; namun, penerapannya sebagai agen antibakteri pada telur pindang (telur rebus berbumbu yang dimasak dalam kaldu rempah dan teh) belum banyak dibuktikan secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa fenolik dalam ekstrak daun jambu biji serta mengevaluasi potensi antimikrobanya pada telur pindang. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dan infus dengan perbandingan 1:5. Senyawa bioaktif dalam ekstrak etanol dianalisis menggunakan kromatografi cair. Aktivitas antimikroba diuji menggunakan metode difusi cakram Kirby–Bauer dengan suspensi bakteri yang disesuaikan dengan standar 0,5 McFarland. Aplikasi pada telur pindang dievaluasi dengan memantau pertumbuhan mikroba melalui analisis total plate count (TPC) selama penyimpanan pada suhu ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jambu biji mengandung senyawa fenolik (flavonoid, asam fenolat, kumarin, tanin, dan stilbenoid) yang menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Salmonella, Escherichia coli, dan Staphylococcus aureus, yang ditandai dengan terbentuknya zona hambat. Penambahan daun jambu biji muda maupun tua selama proses perebusan telur secara efektif mampu menekan pertumbuhan mikroba, dengan deteksi mikroba baru terjadi pada hari ketiga penyimpanan. Sebaliknya, pertumbuhan mikroba pada telur kontrol terdeteksi sejak hari ke-0. Temuan ini menunjukkan bahwa daun jambu biji berpotensi digunakan sebagai agen antibakteri alami dalam proses pembuatan telur pindang untuk memperpanjang umur simpan produk.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172471
      Collections
      • MT - Agriculture Technology [2454]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository