Show simple item record

dc.contributor.advisorRiyanto, Sutisna
dc.contributor.authorAULIA, RACHEL ANGGI
dc.date.accessioned2026-01-20T09:21:09Z
dc.date.available2026-01-20T09:21:09Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172181
dc.description.abstractStunting menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia dengan prevalensi 21,5% akibat faktor geografis kepulauan dan rendahnya kesadaran masyarakat. Posyandu sebagai layanan kesehatan masyarakat memegang peran penting dalam menyampaikan informasi pencegahan stunting melalui berbagai strategi komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang strategi komunikasi posyandu yang diterapkan dan efektivitasnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan stunting di Desa Neglasari. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif sebagai pelengkap. Pendekatan kuantitatif melibatkan 67 responden dengan teknik purposive sampling dan data kualitatif dilakukan dengan menggunakan Rank Spearman untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan berhubungan signifikan dengan sikap, jumlah anak berhubungan signifikan dengan sikap dan perilaku, pekerjaan berhubungan signifikan dengan perilaku, serta kompetensi penerima berhubungan signifikan dengan sikap dan perilaku pencegahan stunting.
dc.description.abstractStunting remains a critical public health issue in Indonesia, with a prevalence rate of 21.5%, further aggravated by low community awareness. As frontline community health services, integrated health posts play a vital role in disseminating stunting prevention information through various communication strategies. This study aims to analyze the communication strategies implemented by integrated health posts and their effectiveness in improving community awareness of stunting prevention in Neglasari Village. The research employs a quantitative approach supplemented by qualitative data, involving 67 respondents selected through purposive sampling. Quantitative data analysis employs Spearman's Rank tests to assess the relationships between variables. The results of this study indicate that educational level is significantly associated with attitudes, number of children is significantly associated with attitudes and preventive behaviors, occupation is significantly associated with preventive behaviors, and recipient competence is significantly associated with attitudes and stunting prevention behaviors.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStrategi Komunikasi Posyandu Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Pencegahan Stunting (Kasus: Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor)id
dc.title.alternativeCommunication Strategy of Integrated Health Posts in Raising Public Awareness of Stunting Prevention (Case: Neglasari Village, Dramaga District, Bogor Regency)
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordkesadaran masyarakatid
dc.subject.keywordStrategi Komunikasiid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record