Show simple item record

dc.contributor.advisorSuprehatin
dc.contributor.advisorYanuar, Rahmat
dc.contributor.authorTaqiyuddin, Aqil
dc.date.accessioned2026-01-08T23:50:07Z
dc.date.available2026-01-08T23:50:07Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172032
dc.description.abstractIndonesia dan Filipina merupakan eksportir utama kelapa parut kering di pasar internasional dengan perbedaan dalam penguasaan pasar, stabilitas ekspor, dan daya saing di negara tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pangsa pasar, posisi daya saing, serta hubungan kinerja ekspor kelapa parut kering Indonesia dan Filipina di sepuluh negara importir utama dunia. Data yang digunakan berupa data sekunder periode 2014–2023 (HS 080111). Metode analisis meliputi Market Share Index (MSI), Revealed Comparative Advantage (RCA), Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP), dan korelasi R-Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Filipina memiliki pangsa pasar yang relatif lebih besar dan stabil, sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang kuat meskipun berfluktuasi. Nilai RCA kedua negara berada di atas satu, menunjukkan keunggulan komparatif, dengan Filipina cenderung lebih tinggi dan stabil. Nilai ISP mengindikasikan bahwa kedua negara berperan sebagai pengekspor bersih. Pola hubungan daya saing berbeda antarnegara, beberapa bersifat tidak searah mencerminkan persaingan, namun mayoritas lemah dan tidak signifikan sehingga persaingan belum intens konsisten.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleDaya Saing Ekspor Desiccated Coconut Indonesia dan Filipina di Sepuluh Negara Importir Utama Duniaid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordDaya Saing, ISP, Pangsa Pasar, RCA, R-spearmanid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record