View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Dinamika Fermentasi Rumen Berdasarkan Taraf Dietary Cation Anion Difference dan Imbangan Hijauan:Konsentrat dalam Studi In Vitro

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (2.627Mb)
      Fulltext (8.027Mb)
      Lampiran (1.870Mb)
      Date
      2026
      Author
      Isnaini, Rokhmatun
      Despal
      Permana, Idat Galih
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Hipocalcemia adalah penyakit metabolik yang perlu dicegah untuk menghindari komplikasi kesehatan lainnya. Strategi yang relevan untuk pencegahan adalah pengelolaan pakan pada sapi transisi dengan memberikan ransum berdasarkan Dietary Cation Anion Difference (DCAD) yang disesuaikan dengan keseimbangan yang tepat antara hijauan dan konsentrat. Sayangnya, peternak masih belum menyadari strategi ini. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh tingkat DCAD terhadap fermentasi rumen pada rasio hijauan dan konsentrat yang berbeda menggunakan metode in vitro. Variasi tingkat DCAD (-100, -50, 0, +100, dan +200 mEq kg-1) dan rasio hijauan dan konsentrat (60:40, 50:50, 40:60) diuji untuk melihat pengaruhnya terhadap lingkungan rumen dan mikroba, hasil fermentasi, dan kecernaan nutrien. Hasil menunjukkan bahwa rasio hijauan dan konsentrat memiliki dampak yang lebih besar terhadap fermentasi rumen dibandingkan dengan tingkat DCAD. Pakan berbasis DCAD cenderung memiliki pengaruh lebih besar pada pencernaan pasca-rumen. Namun demikian, pakan dengan tingkat DCAD antara -100 hingga +200 mEq kg-1 tidak mengganggu fermentasi rumen. Pakan DCAD negatif dapat menurunkan pH rumen dan kecernaan nutrien, sementara DCAD positif meningkatkan keduanya. Rasio tinggi hijauan (60:40) meningkatkan pH rumen tetapi memiliki kecernaan yang lebih rendah, sedangkan pakan konsentrat tinggi (40:60) menurunkan pH rumen tetapi meningkatkan kecernaan. Kombinasi kedua faktor ini menciptakan lingkungan fermentasi rumen yang lebih stabil dan efisien. Pakan optimal untuk fase prepartum adalah ransum dengan DCAD negatif dikombinasikan dengan rasio hijauan dan konsentrat 60:40, sementara pakan DCAD positif dengan rasio 40:60 cocok untuk meningkatkan kecernaan nutrien guna mendukung produksi susu pada fase postpartum.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172019
      Collections
      • MT - Animal Science [1304]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository