Metabolisme Nutrien, Status Kesehatan, dan Kualitas Telur pada Puyuh yang Diberi Tepung Pucuk Daun Mengkudu dan Minyak Ikan Lemuru
Date
2025Author
Purnawan, Aulia Rahmawati
Sumiati
Wardiny, Tuty Maria
Metadata
Show full item recordAbstract
Telur puyuh berpotensi sebagai alternatif protein hewani yang menyehatkan dan bergizi tinggi disamping telur ayam. Namun, minat konsumen terhadap telur puyuh cenderung dipengaruhi tingginya kandungan kolesterol. Hal ini dapat diatasi dengan memproduksi telur sehat bergizi tinggi melalui rekayasa pakan. Salah satunya menggunakan minyak ikan lemuru (MIL) sebagai pakan tinggi asam lemak omega-3. Namun, penggunaannya yang terlalu tinggi rentan terhadap oksidasi asam lemak. Hal ini dapat diatasi dengan penggunaan antioksidan alami berupa flavonoid dan ß-karoten yang terdapat pada tepung pucuk daun mengkudu (TPDM). Penggunaan masing-masing bahan pakan diketahui mampu mendukung berbagai proses metabolik. Akan tetapi, informasi mengenai dampak pemberian TPDM dan MIL secara bersamaan terhadap metabolisme nutrien pada puyuh masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengevaluasi pemberian tepung pucuk daun mengkudu (TPDM) dan minyak ikan lemuru (MIL) terhadap metabolisme nutrien, status kesehatan, dan kualitas nutrien telur puyuh fungsional.
Penelitian ini menggunakan 200 ekor puyuh petelur berumur 6 minggu yang dipelihara dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari, P0 = Ransum mengandung TPDM 0% + minyak sawit 2% (kontrol); P1 = Ransum mengandung TPDM 2,5% + MIL 2%; P2 = Ransum mengandung TPDM 5% + MIL 2%; P3 = Ransum mengandung TPDM 7,5% + MIL 2%; dan P4 = Ransum mengandung TPDM 10% + MIL 2%. Peubah yang diamati meliputi energi metabolis dan retensi nutrien pakan, histopatologi usus, profil darah, profil lipid darah, dan kandungan kimia nutrien telur. Data dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) lalu uji lanjut Tukey menggunakan software SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan hingga pemberian 5% tepung pucuk daun mengkudu (TPDM) dan 2% minyak ikan lemuru (MIL) dalam ransum puyuh (P2) menghasilkan nilai energi metabolis (EM) yang optimal serta status kesehatan dengan nilai rasio tinggi vili-kedalaman kripta (T:K) usus jejunum setara dengan ransum kontrol tanpa menurunkan nilai retensi protein dan retensi lemak. Sementara itu, perlakuan dengan pemberian 10% TPDM dan 2% MIL (P4) mampu menurunkan retensi lemak (p<0,01) dan meningkatkan nilai rasio high-density lipoprotein (HDL) dan low-density lipoprotein (HDL : LDL) (p<0,01) darah puyuh. Seluruh perlakuan tidak berpengaruh terhadap profil darah sebagai status kesehatan puyuh. Perlakuan hingga pemberian 10% TPDM dan 2% MIL mampu menghasilkan telur rendah malondialdehid (MDA) yaitu 1,04 nmol mL-1 dan tinggi vitamin A hingga 1905 IU 100g-1. Pemberian hingga 5% tepung pucuk daun mengkudu (TPDM) dan 2% minyak ikan lemuru (MIL) dalam ransum puyuh (P2) merupakan dosis terbaik untuk mengoptimalkan metabolisme nutrien, status kesehatan, dan mendukung kualitas telur puyuh fungsional bergizi tinggi.
Collections
- MT - Animal Science [1304]
