Faktor-Faktor yang Memengaruhi Volatilitas Harga Gula di Indonesia
Abstract
Harga gula di Indonesia mengalami fluktuasi yang tinggi dari tahun 2017
sampai dengan 2024 akibat berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan menganalisis
tingkat volatilitas harga gula dan faktor-faktor yang memengaruhinya selama April
2017 hingga Desember 2024. Data time series bulanan dianalisis menggunakan
regresi linier berganda dengan pendekatan log-log. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa El Niño berpengaruh positif signifikan terhadap volatilitas harga gula,
sedangkan harga minyak Brent berpengaruh negatif signifikan. Hal ini
mengindikasikan bahwa kekeringan akibat El Niño meningkatkan ketidakstabilan
harga, sementara kenaikan harga energi dapat menekan fluktuasi akibat penurunan
aktivitas distribusi. Temuan ini menunjukkan perlunya kebijakan mitigasi iklim dan
efisiensi logistik untuk menjaga stabilitas harga. Penelitian ini memberikan
kontribusi praktis dalam perumusan kebijakan pangan serta kontribusi teoritis
dalam pemahaman dinamika harga komoditas strategis. Sugar prices in Indonesia experienced high fluctuations from 2017 to 2024
due to various factors. This study aims to analyze the level of sugar price volatility
and the factors that influence it from April 2017 to December 2024. Monthly time
series data were analyzed using multiple linear regression with a log-log approach.
The results show that El Niño has a significant positive effect on sugar price
volatility, while Brent oil prices have a significant negative effect. This indicates
that droughts caused by El Niño increase price instability, while rising energy
prices can suppress fluctuations due to a decline in distribution activity. These
findings point to the need for climate mitigation and logistics efficiency policies to
maintain price stability. This study provides practical contributions to the
formulation of food policy as well as theoretical contributions to the understanding
of the dynamics of strategic commodity prices.
Collections
- UT - Agribusiness [4774]
