View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Strategi Transformasi Bisnis Klinik Hewan Satwagia

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (542.6Kb)
      Fulltext (3.146Mb)
      Lampiran (870.0Kb)
      Date
      2026
      Author
      Zahran, Muhammad Balya Rafa
      Indrawan, Raden Dikky
      Jahroh, Siti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Klinik Hewan Satwagia merupakan entitas penyedia layanan kesehatan hewan terintegrasi di Indonesia yang saat ini berada pada persimpangan strategis yang kritis. Perusahaan menghadapi tantangan multidimensi yang mengancam keberlanjutan pertumbuhan dan profitabilitasnya di tengah lanskap industri yang sebenarnya menjanjikan. Meskipun industri perawatan hewan peliharaan (pet care) mencatatkan tren pertumbuhan positif yang didorong oleh fenomena sosiologis humanisasi hewan peliharaan, di mana hewan dianggap sebagai anggota keluarga inti, Satwagia justru mengalami stagnasi kinerja yang signifikan. Hal ini ditandai secara empiris dengan kontraksi operasional berupa penurunan jumlah outlet dari 24 gerai menjadi 15 gerai. Situasi ini diperburuk oleh tekanan ekonomi makro global dan domestik, termasuk inflasi dan volatilitas nilai tukar, yang meningkatkan sensitivitas harga konsumen. Berdasarkan sisi internal, inefisiensi operasional yang mengakar, terutama dalam manajemen rantai pasok dan pengelolaan sumber daya manusia, menghambat kemampuan perusahaan untuk mengkapitalisasi momentum pertumbuhan pasar yang diproyeksikan tumbuh dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 9,5% hingga tahun 2033. Oleh karena itu, perusahaan menghadapi urgensi untuk melakukan evaluasi komprehensif dan reformulasi strategi bisnis guna merespons intensitas persaingan dari entitas bermodal besar dan pergeseran preferensi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis industry foresight sektor perawatan hewan peliharaan guna memetakan arah transformasi bisnis Satwagia, mendiagnosis kondisi existing perusahaan melalui evaluasi faktor eksternal dan internal, merumuskan alternatif strategi transformasi yang relevan, serta merancang arsitektur strategi jangka panjang untuk mendukung keberlanjutan bisnis Satwagia Management. Metode penelitian menerapkan pendekatan campuran (mixed- methods) kualitatif dan kuantitatif. Instrumen analisis strategis yang digunakan mencakup analisis PESTEL, Porter's Five Forces, Value Chain Analysis, dan kerangka VRIO untuk pemetaan kondisi saat ini. Penentuan posisi strategis dilakukan melalui matriks EFE, IFE, dan matriks IE. Selanjutnya, formulasi strategi prioritas dihasilkan melalui integrasi analisis SWOT dengan Analytical Hierarchy Process (AHP), yang bermuara pada perancangan arsitektur strategi komprehensif. Responden dalam penelitian ini merujuk pada responden ahli terkait di bidang veteriner, mencakup perwakilan asosiasi Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor, pelaku usaha di bidang kesehatan hewan peliharaan, dan manajemen internal perusahaan, sehingga terdapat total sebanyak delapan responden yang terlibat dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2025 hingga Oktober 2025. Hasil penelitian memproyeksikan bahwa industry foresight sektor perawatan hewan akan bertransisi secara fundamental menuju ekosistem layanan phygital (fisik-digital). Transisi ini tidak hanya mengintegrasikan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan untuk personalisasi layanan, blockchain untuk keamanan data rekam medis, dan penerapan konsep One Health, tetapi juga menegaskan bahwa masa depan industri akan didominasi oleh dimensi teknologi dan data. Keberhasilan pelaku usaha bergantung pada kemampuan menyeimbangkan sentuhan personal (high touch) dengan efisiensi digital (high tech). Analisis lingkungan bisnis terhadap Satwagia mengungkapkan dualitas strategis yang kritis. Terdapat peluang besar dari ekonomi digital dan tren humanisasi hewan; namun, hal ini berbenturan dengan tantangan eksternal berupa ketergantungan impor bahan baku farmasi sebesar 90% serta persaingan pasar yang ketat. Meskipun secara posisi matriks Satwagia berada pada kuadran grow and build, perusahaan belum memiliki posisi strategis yang kokoh. Model bisnis saat ini, yang mengandalkan ekspansi fisik tradisional tanpa dukungan operasional digital yang matang, dinilai tidak berkelanjutan (unsustainable) dalam jangka panjang. Evaluasi internal mengidentifikasi bahwa keunggulan kompetitif potensial seperti kepemilikan superapps dan integrasi vertikal dengan perusahaan induk masih berstatus unused advantage. Aset teknologi tersebut belum terutilisasi maksimal akibat inefisiensi manajemen inventori dan beban kerja SDM yang berlebihan, sehingga justru membebani struktur biaya tanpa menghasilkan pendapatan yang proporsional. Penelitian merumuskan sembilan strategi prioritas berdasarkan analisis AHP- SWOT yang menempatkan faktor ancaman sebagai prioritas tertinggi. Temuan ini menyimpulkan bahwa strategi transformasi harus dimulai dengan langkah defensive yakni mengamankan basis pelanggan, memperbaiki operasional, dan membentengi diri dari kompetitor bermodal besar sebelum beralih ke langkah progresif. Fokus utama strategi meliputi pengembangan komunikasi interaktif berbasis AI, implementasi Smart Inventory Management System, dan desentralisasi pemasaran. Strategi-strategi ini dipetakan dalam arsitektur strategi periode 2026- 2034 yang terbagi dalam tiga fase: strengthening, growing, dan excelling. Peta jalan ini menegaskan bahwa transformasi Satwagia bukan sekadar perbaikan klinik, melainkan evolusi dari penyedia jasa medis menjadi perusahaan teknologi kesehatan hewan (animal health tech company). Keberhasilan transformasi ini bergantung pada eksekusi integrasi teknologi yang menyeluruh pada setiap aspek operasional, mulai dari manajemen gudang hingga ruang periksa, guna mengukuhkan visi Satwagia sebagai pemimpin pasar nasional yang berkelanjutan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171972
      Collections
      • MT - Business [4057]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository