Show simple item record

dc.contributor.authorSetiowati, Hesna Endah
dc.date.accessioned2010-05-09T10:28:10Z
dc.date.available2010-05-09T10:28:10Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/17069
dc.description.abstractBawang merah merupakan salah satu bahan baku yang dibutuhkan oleh industri. Kerjasama antara pemasok bawang merah dengan perusahaan sudah mulai dilakukan, salah satunya dengan mengikutsertakan koperasi. Dalam upaya mendorong pengembangan agrihisnis yang berbasis pembangunan pedesaan, maka pola kemitraan antara petani, koperasi dan usaha besar, perlu diciptakan dan dikembangkan. Dengan demikian perlu dikaji pelaksanaan kemitraan yang berlangsung antara komponen produksi primer yang pelaku utamanya adalah petani dan peran dari lembaga penunjang kerjasama tersebut dalam hal ini KUD, terutama dalam hal pelaksanaan perjanjian kerjasama, dampak kemitraan terhadap pendapatan usahatani petani mitra dibandingkan dengan petani non mitraid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleKajian Pelaksanaan Kemitraan Usahatani Bawang Merahid
dc.title.alternativeKasus KUD Setya Budhi Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengahid
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record