Show simple item record

dc.contributor.advisorBambang Juanda
dc.contributor.advisorTrias Andati
dc.contributor.authorWidyawati, Glynae
dc.date.accessioned2025-08-07T10:42:13Z
dc.date.available2025-08-07T10:42:13Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168246
dc.description.abstractPerusahaan yang melakukan IPO bertujuan untuk meningkatkan nilai ekuitas perusahaan sehingga perusahaan memiliki struktur permodalan yang optimal. Initial return merupakan keuntungan yang dapat diperoleh investor akibat harga saham perdana pada saat perusahaan IPO lebih rendah dibandingkan harga penutupan saham sekunder di hari pertama. Kondisi underpricing terjadi akibat harga saham perdana lebih rendah dibandingkan harga saham sekunder di hari pertama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku perilaku initial return pada perusahaan yang melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia, menganalisis pengaruh faktor keuangan (ROE, DER, dan BI Rate) dan faktor non keuangan (reputasi auditor dan underwriter) terhadap initial return pada perusahaan yang melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia. Perilaku initial return hari pertama cenderung naik, hari ketujuh mengalami penurunan dan pada periode selanjutnya mengalami peningkatan. Kondisi hari pertama yang cenderung naik menyebabkan kondisi underpricing, hal ini merupakan salah satu pertimbangan untuk investor dalam menentukan kapan waktu untuk dapat mulai menanamkan modalnya, kemudian pada hari ketujuh mengalami penurunan dan kembali meningkat pada periode tiga puluh hari dan satu tahun, dimana harga saham mulai mendekati harga awal pada saat IPO. Penelitian ini juga memperlihatkan bahwa variabel keuangan yaitu BI Rate mempengaruhi nilai initial return secara signifikan negatif. Variabel DER berpengaruh negatif walaupun tidak signifikan terhadap initial return. Variabel keuangan lainnya ROE berpengaruh positif pada periode pengamatan satu hari dan satu tahun. Sementara variabel non keuangan yaitu reputasi underwriter berpengaruh positif hanya pada periode pengamatan satu hari, hal ini menunjukan bahwa reputasi underwriter berpengaruh menghasilkan return yang cukup baik pada periode satu hari saja, pada periode selanjutnya reputasi underwriter tidak menjadi pertimbangan utama investor dalam berinvestasi maupun emiten sebagai pihak yang melakukan penawaran saham. Reputasi auditor berpengaruh positif pada periode satu dan tujuh hari, periode pengamatan tiga puluh hari dan datu tahun berpengaruh negatif. Pada investasi jangka panjang reputasi auditor bukan menjadi pertimbangan yang digunakan investor dalam memperoleh return pada pembelian saham. Impilkasi manajerial yang dapat dilakukan oleh emiten antara lain emiten dapat melakukan penawaran saham perdana pada saat BI Rate turun, kemudian pemilihan auditor dan underwriter yang digunakan dalam melaksanakan IPO tidak perlu memiliki reputasi dengan peringkat yang baik. Sedangkan, bagi investor dapat melakukan pembelian saham pada saat BI Rate turun. Investor yang ingin bernvestasi dalam jangka panjang dapat mempertimbangkan nilai ROE sebagai sinyal positif untuk dapat berinvestasi.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titleAnalisis Faktor Keuangan dan Keuangan Terhadap Initial Return Pada Perusahaan Di Bursa Efek Indonesiaid
dc.subject.keywordPerilaku Initial Returnid
dc.subject.keywordVariabel Keuanganid
dc.subject.keywordVariabel Non Keuanganid
dc.subject.keywordEmitenid
dc.subject.keywordInvestorid
dc.subject.keywordIpoid
dc.subject.keywordRoeid
dc.subject.keywordDerid
dc.subject.keywordBi Rateid
dc.subject.keywordBursa Efekid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record