Show simple item record

dc.contributor.advisorFahmi, Idqan
dc.contributor.advisorAndati, Trias
dc.contributor.authorAndika, Tommy
dc.date.accessioned2025-08-07T10:36:25Z
dc.date.available2025-08-07T10:36:25Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168189
dc.description.abstractPengumuman berita makroekonomi menjadi salah satu pokok bahasan yang menarik karena dapat mempengaruhi perubahan harga aset di pasar keuangan. Harga aset di pasar keuangan akan menyesuaikan dengan informasi-informasi yang diperoleh. Penyesuaian tersebut dapat over adjust atau under adjust dari yang seharusnya, hal ini disebabkan oleh adanya keputusan beli dan jual oleh investor atas informasi yang diterima guna memaksimalkan keuntungannya. Adanya kejutan (surprise) dari pengumuman berita makroekonomi membuat investor dengan cepat menyesuaikan ekspektasi yang sebelumnya dimiliki dengan berita aktual yang baru saja rilis sehingga menyebabkan terjadinya volatilitas pada return aset. Volatilitas menggambarkan fluktuasi atau perubahan harga sekaligus menggambarkan tingkat risiko dari sebuah pasar keuangan. Volatilitas yang tinggi menandakan risiko yang tinggi, sebaliknya volatilitas yang rendah menandakan risiko yang rendah. Adanya globalisasi membuat investor tidak cukup hanya memerhatikan pengumuman berita makroekonomi domestik saja, namun juga dipengaruhi oleh gejolak ekonomi dan peristiwa-peristiwa luar biasa yang terjadi di luar negeri terutama pada negara-negara maju. Beberapa penelitian sebelumnya berhasil menunjukkan bahwa return pasar keuangan di Indonesia bergejolak tidak hanya karena adanya surprise dari pengumuman berita makroekonomi domestik, tetapi juga surprise dari negara maju yakni United States (U.S.) Oleh karena itu, pada penelitian ini surprise berita makroekonomi yang dianalisis terdiri dari berita makroekonomi domestik (suku bunga acuan Bank Indonesia, consumer price index, trade balance, dan gross domestic product) serta berita makroekonomi U.S. (consumer price index, producer price index, ISM manufacturing, dan unemployment). Objek penelitian akan difokuskan pada saham-saham yang aktif diperdagangkan dan memiliki kapitalisasi pasar yang besar yang tergolong dalam saham LQ45. Saham LQ45 dipilih karena memenuhi kriteria likuiditas yang baik, kapitalisasi pasar yang besar, frekuensi perdagangan yang tinggi dan prospek pertumbuhan serta kondisi keuangan yang baik. Total saham yang diteliti berjumlah 25 saham yang dipilih karena konsisten berada dalam indeks LQ45 selama periode penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh surprise positif (negatif) dari pengumuman berita makroekonomi U.S. dan domestik terhadap volatilitas return saham-saham LQ45 tersebut. Sehingga investor dapat mengetahui mana saham-saham yang sangat bergejolak dan berisiko serta bagaimana menyikapinya. Hasil analisis menunjukkan bahwa surprise negatif suku bunga acuan Bank Indonesia, surprise positif trade balance Indonesia, surprise positif CPI U.S., dan surprise positif ISM Manufacturing U.S. berpengaruh signifikan terhadap volatilitas indeks saham LQ45. Namun pengaruh surprise tersebut tidak membuat pergerakan indeks bergejolak tinggi dan cenderung lebih stabil serta tidak berisiko. Sementara apabila dianalisis pada masing-masing saham, terdapat arah pengaruh yang berbeda-beda namun secara umum tetap mengikuti pergerakan indeksnya. Investor harus dapat menilai profil risiko masing-masing dan melakukan investasi sesuai dengan profil risikonya. Investor yang cenderung menghindari risiko (risk averse) sebaiknya berinvestasi pada saham-saham yang kurang berisiko atau memiliki voltilitas rendah saat kemunculan berita makroekonomi seperti saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). Sebaliknya investor yang lebih menerima risiko dapat berinvestasi pada saham-saham yang banyak merespon kejadian surprise makroekonomi antara lain saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT. Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) atau dapat pula menerapkan strategi perdagangan aktif yang memanfaatkan momentum volatilitas yang terjadi saat rilis surprise berita makroekonomi tertentu guna memperoleh keuntungan pada waktu yang tepat.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titlePengaruh Surprise Makroekonomi Terhadap Volatilitas Return Saham Lq45id
dc.subject.keywordGarchid
dc.subject.keywordSaham Lq45id
dc.subject.keywordSurprise Makroekonomiid
dc.subject.keywordVolatilitas Returnid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record