Show simple item record

dc.contributor.advisorHermawan, Aji
dc.contributor.advisorAffandi, Joko
dc.contributor.authorSari, Atika Permata
dc.date.accessioned2025-08-07T10:35:29Z
dc.date.available2025-08-07T10:35:29Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168179
dc.description.abstractKuliner merupakan salah satu bisnis yang cepat berkembang saat ini. Banyaknya jumlah restoran memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian nasional. Data BPS 2017 menunjukan jumlah Hotel, Restoran dan Cafe (Horeca) terus mengalami kenaikan. Restoran dan cafe tumbuh 11% per tahun dari rata-rata keseluruhan pertumbuhan Hotel, Restoran dan Cafe yang mencapai 19% per tahun. Data tersebut menjadi isyarat bahwa industri kuliner di Indonesia kian meningkat setiap tahun khususnya diperkotaan. Karimata merupakan salah satu restoran yang saat ini berlokasi di dua tempat, yakni Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Sentul. Namun, kedua lokasi tersebut memiliki tingkat turnover yang berbeda. Turnover TMII cenderung lebih tinggi daripada Sentul. Dampak negatif turnover tersebut antara lain penurunan kinerja perusahaan dan sulitnya mengganti karyawan dengan kinerja yang sama. Untuk mengurangi tingginya turnover, perusahaan perlu mengetahui tingkat kepuasan kerja dan keterikatan karyawan terhadap perusahaan, serta mengetahui intensi keluar. Penelitian ini bertujuan melakukan analisis komparatif pada variabel kepuasan kerja, keterikatan karyawan, dan intensi keluar di Karimata cabang TMII dan Sentul. Penelitian dilakukan dengan analisis kuantitatif. Data yang digunakan berupa data primer yang diperoleh melalui pengisian kuesioner secara langsung kepada seluruh karyawan tetap. Pengambilan data dilakukan dengan metode sensus. Data dianalisis dengan SEM (Structural Equation Modeling) menggunakan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator yang berkontribusi signifikan pada kepuasan kerja TMII adalah kesempatan promosi (0.801), penyelia (0.900), dan rekan kerja (0.694), sedangkan pada Sentul adalah gaji (0.795) dan rekan kerja (0.963). Indikator yang berkontribusi signifikan pada keterikatan karyawan di TMII adalah kesungguhan (0.941), dedikasi (0.883), dan penghayatan (0.973), sedangkan di Sentul adalah kesungguhan (0.995) dan penghayatan (0.885). Indikator yang berkontribusi signifikan pada intensi keluar di TMII adalah mencari pekerjaan lain (0.740) dan berfikir berhenti (0.964), sedangkan di Sentul adalah niat keluar (0.974), mencari pekerjaan lain (0.970), dan berfikir berhenti (0.915). Kepuasan kerja di TMII berpengaruh signifikan terhadap keterikatan karyawan (- 0.886), sebaliknya di Sentul tidak. Keterikatan karyawan pada kedua lokasi juga tidak berpengaruh signifikan terhadap intensi keluar. Sebaliknya, kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap intensi keluar di TMII (-0.568) dan Sentul (- 0.697). Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian yaitu adanya perbedaan signifikan pada variabel kepuasan kerja TMII dan Sentul. Kepuasan kerja Sentul lebih tinggi (83.15) dibandingkan TMII (34.69). Sedangkan, variabel keterikatan karyawan dan intensi keluar antara kedua cabang tidak berbeda signifikan serta hanya kepuasan kerja yang berpengaruh terhadap intensi keluar di kedua tempat.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Sumber Daya Manusiaid
dc.titlePengaruh Kepuasan Kerja dan Keterikatan Karyawan Terhadap Intensi Keluar Di Restoran Karimata Tmii dan Sentulid
dc.subject.keywordIntensi Keluarid
dc.subject.keywordKepuasan Kerjaid
dc.subject.keywordKeterikatan Karyawanid
dc.subject.keywordRestoranid
dc.subject.keywordSemid
dc.subject.keywordSmart Plsid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record