| dc.description.abstract | Seiring berkembangnya keilmuan Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Gizi di
Indonesia, banyak sekali perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta
yang membuka fakultas kesehatan masyarakat, bahkan sekolah tinggi ilmu
kesehatan juga mendirikan program studi ilmu kesehatan masyarakat dan ilmu
gizi, ini membuat persaingan semakin tinggi. Calon mahasiswa yang mendaftar ke
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas dari 3 tahun terakhir
cenderung fluktuatif, ini akan berdampak terhadap kualitas mahasiswa. Oleh
sebab itu pihak fakultas harus berupaya dalam meningkatkan kualitas serta
memberikan pendidikan terbaik bagi penerima jasanya yaitu mahasiswa.
Penerimaan mahasiswa di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas
Andalas pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2018 mengalami fluktuasi, maka
dari itu penelitian ini bertujuan untuk (1) mengindentifikasi keputusan mahasiswa
memilih program studi, ditampilkan secara statistik dengan cara menabulasi hasil
jawaban responden secara manual dengan pengelompokan top to boxes (2)
menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mahasiswa memilih
program studi, dengan menggunakan alat analisis statistik SEM-PLS3. (3)
merumuskan rekomendasi strategi meningkatkan jumlah pelamar dan yang
mendaftar menjadi mahasiswa, melalui hasil analisis statistik yang menjawab
pernyataan hipotesis.. Prosedur pengambilan sampel menggunakan teknik sensus
atau sampel jenuh. Responden penelitian mahasiswa angkatan 2017 dan 2018
yang aktif kuliah sebanyak 391 mahasiswa dan pengambilan data secara self
administered. Data diperoleh langsung dari responden dengan menggunakan
kuesioner dengan skala likert, dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2019.
Analisis dilakukan secara deskriptif dan SEM-PLS3. Variabel laten pada
penelitian ini adalah keputusan mahasiswa dalam memilih program studi, yaitu
product, people, process, promotion, physical evidence citra kampus dan lapangan
kerja.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dapat dilihat dari aspek berikut, (1)
keputusan mahasiswa memilih program studi dikarenakan oleh bidang ilmu
peminatan yang ada sesuai dengan keinginan dan kebutuhan, kemudahan
mendapatkan pekerjaan dan reputasi perguruan tinggi. Nilai koefisien determinasi
variabel keputusan memilih program studi adalah 38.8 persen, artinya variabel
keputusan memilih mahasiswa dapat dijelaskan oleh variabel product, people,
process, promotion, physical evidence, citra kampus dan lapangan kerja, sisanya
dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak diteliti pada penelitian ini. (2) terdapat
tiga variabel yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan
mahasiswa dalam memilih program studi di Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas, yaitu product, process, promotion. Selanjutnya, variabel
physical evidence, people, citra kampus dan lapangan kerja tidak memiliki
pengaruh yang signifikan. (3) strategi institusi untuk product, yaitu keahlian,
keterampilan dan ilmu pengetahuan terpenuhi oleh program studi melalui
peningkatan ragam materi perkuliahan yang bermutu baik ilmu kesehatan
masyarakat dan ilmu gizi, kegiatan praktek laboratorium di rumah sakit dan
kampus serta praktek lapangan dilakukan di institusi yang berhubungan dengan
materi perkuliahan secara kontiniu dimasing-masing departemen bidang
peminatan yang sesuai dengan bidang ilmu dan kebutuhan pasar kerja. Implikasi
manajerial yang dapat dilakukan adalah meningkatkan pelaksanaan audit mutu
internal FKM oleh badan penjamin mutu FKM secara berkala terhadap civitas
akademik dan tendik, untuk terlaksananya mutu ilmu pengetahuan, keahlian dan
keterampilan yang optimal, melalui pengelolaan yang baik dan terorganisir
terhadap ilmu pengetahuan, keterampilan dan keahlian yang dimiliki agar mampu
bersaing serta sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Promotion dapat dilakukan
dengan melibatkan berbagai jejaring media sosial untuk mempromosikan
keunggulan-keunggulan di bidang keahlian yang dimiliki Ilmu Kesehatan
Masyarakat dan Gizi dengan membuat blok media sosial seperti facebook,
instagram, line, tweeter dengan tujuan untuk mendapatkan mahasiswa yang benarbenar
mempunyai dasar pengetahuan serta bakat dimana kualitas lulusan nantinya
akan semakin baik. Process yang baik dapat dilakukan dengan menciptakan
suasana/atmosfir akademik yang harmonis antara dosen dan mahasiswa dengan
menyediakan sarana-prasarana pendukung yang cukup sehingga interaksi dosenmahasiswa
dapat terpelihara baik di dalam maupun di luar kampus, menyediakan
dan menjelaskan silabus dan metode perkuliahan diawal mulainya perkuliahan
(kontrak perkuliahan) sangat memberi arahan kepada mahasiswa. Program studi
juga melakukan evaluasi setiap tahun terhadap kurikulum yang sudah berjalan
pada tahun sebelumnya, jaringan alumni diperkuat dan kerjasama dengan rumah
sakit, perhotelan dan perusahaan swasta terkait penempatan lulusan serta
menyediakan kegiatan kemahasiswaan yang meningkatkan softskill seperti
kemampuan berkomunikasi, kemampuan intrapersonal, public speaking dan
leadership bagi mahasiswa untuk menyempurnakan ilmu dan keterampilan yang
mereka dapatkan di perkuliahan. | |