Show simple item record

dc.contributor.advisorAnggraeni, Lukytawati
dc.contributor.advisorSasongko, Hendro
dc.contributor.authorMulyanti, Siti Yanti
dc.date.accessioned2025-08-07T10:35:15Z
dc.date.available2025-08-07T10:35:15Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168176
dc.description.abstractPerkembangan teknologi dan perekonomian global yang sangat cepat menuntut dunia usaha cepat berubah mengikuti perkembangannya. Perusahaan dapat bertahan dalam menghadapi setiap perkembangan dan perubahan ditunjukan dari kinerja perusahaan. Kinerja perusahaan go public dapat ditunjukan melalui harga saham yang terdaftar di bursa efek. Sepanjang tahun 2013-2017 sektor pertambangan mengalami penurunan kinerja harga saham yang paling tajam dibandingkan dengan sektor lainnya dengan nilai rata-rata penurunan sebesar 23%. Penurunan kinerja saham sektor pertambagan diduga akibat terjadi penurunan tajam pada harga komoditas pasar global. Adanya penurunan kinerja keuangan dapat menjadi prediksi awal bahwa perusahaan di industri pertambangan sedang mengalami financial distress. Banyak faktor yang mempengaruhi yang mempengaruhi harga saham. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara karakteristik keuangan, financial distress dan faktor makroekonomi dengan harga saham perusahaan pertambangan subsektor batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013-2017. Penelitian menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukan karakteristik keuangan variabel Return on Assets (ROA) dan Cash from Operation (CFO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, Sedangkan variable Earning per Share (EPS) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham. Kondisi Financial Distress dengan metode Altman Z-Score berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Faktor makroekonomi variable Interest Rate (IR), Infaltion (INF) dan Exchange Rate (ER) dan Economic Growth (EG) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham. Manajemen Perusahaan melakukan berbagai upaya untuk menjaga kinerja keuangan, Z-Score perusahaan yang dapat meningkatkan harga saham terus menerus. Investor agar memperhatikan berbagai signal informasi terutama pada saat terjadi penurunan kinerja perusahaan maupun Z-Score serta terjadinya fluktuasi faktor makroekonomi sehingga menjadi pertimbangan dalam berinvestasi saham. Pemerintah dalam fungsinya menjaga stabilitas perekonomian nasional, dapat merumuskan kebijakan yang mendukung kesinambungan dan memberikan jaminan kelangsungan bisnis perusahaan yang berdampak pada peningkatan kinerja keuangan dan harga saham secara terus menerus dan pada akhirnya dapat mendorong investasi masuk kedalam negeri.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titleFinancial Disstress dan Faktor Makroekonomi Serta Pengaruhnya Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Pertambangan Subsektor Batubara Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2017id
dc.subject.keywordFinancial Distressid
dc.subject.keywordFaktor Makroekonomiid
dc.subject.keywordHarga Sahamid
dc.subject.keywordZ Scoreid
dc.subject.keywordReturn On Assets (Roa)id
dc.subject.keywordCash From Operation (Cfo)id
dc.subject.keywordInterest Rate (Ir)id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record