| dc.description.abstract | Ancaman terhadap industri perbankan, selain datang dari Fintech bidang
pembayaran seperti GoPay, ancaman juga muncul dari Fintech dan Startup bidang
pinjaman seperti UangTeman. Startup dan Fintech didukung oleh pemerintah
dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden Republik Indonesia tentang Peta Jalan
Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik tahun 2017-2019 dimana salah
satu kegiatannya adalah meningkatkan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui
Bank atau Industri Keuangan Non-Bank. Revolusi teknologi digital yang dibawa
oleh Fintech dan Startup mengubah perilaku masyarakat dalam mengakses jasa
keuangan, dari datang ke kantor bank, menjadi akses menggunakan telepon pintar.
Tujuan dan metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan
kuantitatif sebagai berikut: untuk mengidentifikasi kompetensi inti eksisting Bank
ABC menggunakan VRIO dan rekomendasi kompetensi masa depan menggunakan
industry foresight; untuk merumuskan dan mengkaji alternatif strategi
menggunakan Porter's Five Force, matriks Internal-External, dan matriks SWOT;
untuk merekomendasikan road map implementasi strategi perbankan digital
menggunakan AHP.
Hasil penelitian merekomendasikan 3 kompetensi masa depan untuk
dimiliki Bank ABC dalam pengembangan perbankan digital dari pengembangan 13
kompetensi inti eksisting dengan implikasi keunggulan kompetitif. Alternatif
strategi utama hasil perhitungan AHP adalah reengineering produk bank yang dapat
dipasarkan baik oleh Bank ABC maupun Fintech dan Startup. Berdasarkan
perhitungan AHP, kompetensi masa depan utama adalah Digitalisasi Dua Arah. | |