| dc.description.abstract | Kinerja karyawan merupakan salah satu aspek yang menjadi perhatian
utama bagi perusahaan pada era globalisasi saat ini. Kinerja karyawan diharapkan
dapat menciptakan hasil yang terbaik, begitu juga dalam dunia perbankan
diperlukan kemampuan mendapatkan nasabah baru maupun mempertahankan
nasabah lama. Terdapat beberapa faktor yang diduga memengaruhi kinerja suatu
perusahaan, yaitu gaya kepemimpinan, motivasi, dan disiplin kerja.
Penelitian ini bertujuan menganalisis gaya kepemimpinan, motivasi, dan
disiplin kerja karyawan Bank XYZ Area Jatiwaringin, menganalisis pengaruh
gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap disiplin kerja karyawan Bank XYZ
Area Jatiwaringin dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi dan
disiplin kerja terhadap kinerja karyawan Bank XYZ Area Jatiwaringin.
Kuesioner diberikan kepada 100 responden karyawan yang ditetapkan
dengan teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah
Structural Equation Model (SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares
(PLS) dengan software SmartPLS 3.0.
Dalam menghasilkan kinerja karyawan yang baik, harus ada hubungan yang
erat antara gaya kepemimpinan, motivasi dan disiplin kerja. Hasil penelitian
menunjukkan: (1) Gaya kepemimpinan direktif merupakan gaya kepemimpinan
yang paling berpengaruh terhadap motivasi, disiplin kerja dan kinerja karyawan,
Untuk pekerjaan itu sendiri merupakan dimensi pada indikator motivasi yang
paling berpengaruh terhadap disiplin kerja dan kinerja, ketepatan waktu
merupakan indikator disiplin kerja yang paling berpengaruh terhadap kinerja
karyawan; dan mutu kerja merupakan indikator yang paling berpengaruh bagi
kinerja karyawan. (2) Gaya kepemimpinan secara parsial memiliki pengaruh
tetapi tidak terhadap disiplin kerja karyawan dan motivasi berpengaruh dan
positif terhadap disiplin kerja, Sedangkan gaya kepemimpinan dan motivasi
berpengaruh dan positif secara simultan terhadap disiplin kerja. (3) Gaya
kepemimpinan berpengaruh dan positif terhadap motivasi dan kinerja karyawan,
dan kinerja karyawan serta disiplin kerja berpengaruh namun tidak terhadap
kinerja karyawan. Dari hal tersebut, dapat disimpulkan peubah motivasi memiliki
pengaruh paling dominan terhadap peubah kinerja karyawan diantara dua peubah
lainnya yang diteliti. | |