Show simple item record

dc.contributor.advisorPandjaitan, Nurmala K.
dc.contributor.advisorKuswanto, Sadikin
dc.contributor.authorIndriani, Ayu Septi
dc.date.accessioned2025-08-07T10:31:06Z
dc.date.available2025-08-07T10:31:06Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168128
dc.description.abstractPerbedaan generasi di tempat dapat menciptakan hal negatif seperti kebingungan, kebencian, kemarahan dan pergantian pegawai, jika hal ini tidak diidentifikasi dan dipahami. Kehadiran generasi Y kerap dipandang sebagai potensi permasalahan bagi generasi pendahulunya. Berdasarkan pengamatan serta wawancara tahap awal dengan beberapa informan yang termasuk dalam kategori pegawai generasi X banyak yang mengeluhkan keberadaan pegawai generasi Y. Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, tingkat pengunduran diri pegawai generasi Y naik sebesar 45%. Untuk dapat melihat benar atau tidak keluhan pegawai generasi X terhadap pegawai generasi Y dan besarnya persentase tingkat mengundurkan diri pegawai generasi Y, maka sangat penting bagi Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian untuk mengetahui apa memang demikian penurunan kinerja instansi ada hubungannya dengan generasi Y dan apa yang menyebabkan menurunnya kinerja instansi. Organisasi mengharapkan hasil kinerja maksimum pegawai untuk pencapaian tujuan. Organisasi harus mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi sikap pegawai generasi Y untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja pegawai generasi Y, diantaranya adalah kepuasan kerja dan motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan kerja, motivasi dan kinerja pegawai generasi Y serta menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja dan pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja melalui motivasi. Penelitian ini dilakukan di Sekretariat Jenderal, Kementerian Pertanian. Responden penelitian adalah pegawai geenrasi Y pada rentang usia 23-37 sebanyak 74 pegawai dengan metode accidental sampling. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji crosstab, uji chi-square dan analisis structural equation modeling-PLS. Hasil uji crosstab, uji chi-square menunjukan (1) indikator kepuasan terhadap terhadap promosi masuk kategori tinggi yang berarti pegawai generasi Y sudah merasa puas mengenai kesempatan dalam kenaikan jabatan, (2) indikator tanggung jawab, memperhatikan umpan balik, dan keinginan menjadi yang terbaik masuk kategori tinggi yang menandakan pegawai generasi Y memiliki tanggung jawab, memperhatikan umpan balik dan keinginan menjadi terbaik yang tinggi dalam menjalani pekerjaanya, (3) indikator efektivitas dan efisiensi, tanggung jawab, disiplin, dan inisiatif masuk kategori tinggi yang menandakan para atasan menilai kinerja yang dihasilkan pegawai generasi Y sudah baik. (4) kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, (5) kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja melalui motivasi, motivasi dapat berfungsi sebagai variabel intervening dalam rangka pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Sumber Daya Manusiaid
dc.titlePengaruh Kepuasan Kerja dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Sipil Generasi Yid
dc.subject.keywordGenerasi Yid
dc.subject.keywordKepuasan Kerjaid
dc.subject.keywordMotivasiid
dc.subject.keywordKinerjaid
dc.subject.keywordPegawai Negeri Sipilid
dc.subject.keywordUji Crosstabid
dc.subject.keywordUji Chi-Squareid
dc.subject.keywordSem-Plsid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record