| dc.description.abstract | Indonesia sebagai Negara kepulauan terbesar di dunia dan dua pertiga
wilayahnya merupakan perairan, Indonesia membutuhkan angkutan laut dalam
jumlah yang cukup besar untuk mendukung distribusi barang serta untuk mobilisasi
penumpang. Pembangunan industri angkutan laut di Indonesia perlu di prioritaskan,
karena nyaris seluruh komoditi untuk perdagangan internasional di angkut dengan
menggunakan sarana dan prasarana transportasi laut. Tujuan dari penelitian ini
adalah strategi untuk mengembangkan rantai nilai jasa angkutan laut PT. DWM.
Agar menghasilkan alternatif strategi prioritas yang dapat diterapkan oleh
perusahaan, metode dalam penelitian ini dibagi dalam beberapa tahapan yang
secara keseluruhan memiliki jumlah responden 13 orang. Analisis data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif deskriptif, dengan
menggunakan matriks Intenal Factor Evaluation (IFE) & External Factor
Evaluation (EFE), analisis kekuatan (Stregths), kelemahan (Weaknesses), peluang
(Opportunities) dan ancaman (Threats) atau disingkat TOWS dengan 10 responden
dan Analitycal Hierarchy Process (AHP) dengan 7 responden pakar ahli yang
kemudian diolah menggunakan Expert Choice 2000.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa posisi PT. DWM saat ini sedang
pada tahapan tumbuh dan membangun, sehingga perusahaan harus menerapkan
strategi yang tepat untuk menjalankan bisnis. Alternatif strategi prioritas yang
sebaiknya diterapkan saat ini adalah melakukan kontrak kerjasama untuk jangka
panjang atau melakukan pembayaran tunai untuk spot deal dengan tujuan untuk
menghindari resiko piutang macet yang akan menghambat perputaran uang dan
aktivitas perusahaan. | |