| dc.description.abstract | Diversifikasi internasional dapat mengurangi risiko sistematik yang tidak
dapat dihindari oleh diversifikasi domestik. Karakteristik pasar saham negara
maju dan negara berkembang berbeda. Pasar saham negara maju lebih terintegrasi
dibandingkan pasar saham negara berkembang. Cointegration Johansen digunakan
untuk mengetahui seberapa terintegrasinya pasar saham negara maju, pasar saham
negara berkembang dan gabungan dari kedua pasar saham tersebut.
Interdependensi pasar saham di negara maju semakin meningkat tiap tahunnya
namun tidak dengan negara berkembang yang beragam tiap tahunnya. Pada saat
terjadi krisis keuangan, timbul efek tular (contagion) akibat dari negara yang
terkena krisis sehingga diperlukan membandingkan intedependensi dan contagion
pada pasar saham negara maju dan negara berkembang. Contagion ditandai
dengan meningkatnya korelasi tetapi dapat menimbulkan bias oleh karena itu
digunakan Fisher Z transformation.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi, interdependensi dan
contagion antara pasar saham negara maju, negara berkembang dan gabungan
negara maju dan berkembang pada krisis yang terjadi di Amerika yaitu subprime
mortgage. Penelitian ini dapat bermanfaat bagi akademis maupun investor. Bagi
akademis dapat digunakan sebagai studi literatur yang dapat digunakan untuk
penelitian berikutnya dan bagi investor dapat digunakan untuk rujukan
pengambilan keputusan dalam berinvestasi terutama apabila mempertimbangkan
integrasi, interdependensi dan contagion sebagai salah satu indikator.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa investor dapat mendiversifikasikan
saham di pasar saham negara berkembang untuk jumlah pasar saham yang lebih
sedikit dan apabila jumlahnya lebih banyak dapat mendiversifikasi di pasar saham
negara maju. Berinvestasi di pasar saham yang mengalami interdependensi lebih
baik dibandingkan yang mengalami contagion. | |