Show simple item record

dc.contributor.advisorDaryanto, Heny K.
dc.contributor.advisorNovianti, Tanti
dc.contributor.authorPutra, Muhammad Devrian Adi
dc.date.accessioned2025-08-07T10:27:35Z
dc.date.available2025-08-07T10:27:35Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168086
dc.description.abstractIndustri tekstil di Indonesia adalah salah satu penghasil komoditas ekspor nonmigas terbesar Indonesia, industri ini mendorong meningkatnya ketersediaan lapangan kerja di Indonesia. Jawa Barat merupakan provinsi yang memiliki banyak industri tekstil, Majalaya salah satu dari wilayah di Jawa Barat yang dikenal sebagai penghasil produk – produk tekstil. CV MSA yang berlokasi di Majalaya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang tekstil yang secara spesifik mengolah bahan baku mentah menjadi kain tenun setengah jadi. Perusahaan pada saat ini membutuhkan pengembangan usaha yang terkait dengan peningkatan efektifitas perusahaan dan penambahan segmen pasar. Penelitian ini menggunakan data yang dirangkum dalam sembilan elemen bisnis yang terdapat pada model bisnis kanvas yang selanjutnya di jabarkan pada analisa SWOT, data yang diambil dalam rentang waktu tiga bulan dari bulan Agustus hingga bulan Oktober. Hasil penelitian yang dihasilkan melalui model bisnis kanvas perbaikan atau masa depan menunjukkan perusahaaan mampu mengembangkan segmen pasar serta melakukan diversifikasi dalam implementasi operasional yang mampu menghasilkan laba bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi model bisnis yang telah diimplementasikan oleh CV MSA berdasarkan 9 elemen model bisnis kanvas, mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada, merumuskan bisnis model kanvas perbaikan untuk pengembangan bisnis, dan merumuskan strategi pengembangan bisnis pada saat ini pada CV MSA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, kuesioner, FGD, dan studi literatur. Penentuan responden dilakukan secara sengaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan model bisnis kanvas untuk mengidentifikasi kondisi bisnis dan mengetahui faktor internal dan eksternal. Analisis SWOT digunakan pada setiap elemen model bisnis kanvas. Sembilan elemen tersebut juga digunakan untuk penyempurnaan model bisnis kanvas sebagai perumusan model binsis masa depan, strategi dan program perbaikan model bisnis CV MSA. Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan sembilan elemen dalam bisnis model kanvas CV MSA, implikasi manajerial yang dapat dilakukan oleh manajemen terdiri dari enam macam alternatif strategi, yaitu (1) penambahan segmen pasar, (2) peningkatan kuantitas produk, (3) penambahan tenaga kerja, (4) penambahan teknologi tekstil dan inovasi, (5) bekerjasama dengan mitra potensial, (6) penambahan modal usaha
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleStrategi Pengembangan Model Bisnis Cv Msa Di Majalaya, Kab.Bandung, Jawa Baratid
dc.subject.keywordBusiness Model Canvas (Bmc)id
dc.subject.keywordSwotid
dc.subject.keywordTekstilid
dc.subject.keywordTenunid
dc.subject.keywordJawa Baratid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record