Show simple item record

dc.contributor.advisorHartoyo, Sri
dc.contributor.advisorSasongko, Hendro
dc.contributor.authorKusuma, Pradana Jati
dc.date.accessioned2025-08-07T10:21:46Z
dc.date.available2025-08-07T10:21:46Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168012
dc.description.abstractIndonesia menjadi salah satu pemasok sumber energi batubara terbesar kelima di dunia. Saham menjadi salah satu investasi yang cukup menguntungkan, karena memberikan imbal hasil lebih tinggi dan lebih likuid. Subsektor batubara memiliki kapitalisasi terbesar pada sektor pertambangan di Bursa Efek Indonesia. Bisnis dari subsektor ini memiliki risiko jangka panjang dan spesifik. Pelemahan ekonomi global serta perubahan kebijakan negara besar seperti China dan Amerika, berdampak pada penurunan berbagai harga komoditas, salah satunya batubara. Isu dampak buruk batubara bagi lingkungan, serta munculnya energi terbarukan membuat harga komoditas batubara semakin menurun, khususnya pada tahun 2014 sampai 2016. Kondisi ini menjadi perhatian tentang perubahan kebijakan dividen pada subsektor batubara. Hal yang menjadi tujuan penelitian ini adalah mengenai perkembangan bisnis dan kebijakan dividen, serta pengaruh karakteristik perusahaan dan makroekonomi terhadap kebijakan dividen perusahaan subsektor batubara. Model regresi berganda digunakan untuk menganalisis sampel yang terdiri atas 11 perusahaan subsektor batubara. Periode penelitian dilakukan dari tahun 2013 sampai 2017 dengan studi kasus di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif untuk mendeskripsikan suatu fenomena secara informatif dan menunjukkan hubungan antar fenomena tersebut menggunakan model matematis. Dividend payout ratio digunakan sebagai proksi kebijakan dividen. Analisis regresi dilakukan setelah model bebas dari uji asumsi klasik. Teknik pengolahan data menggunakan data panel dengan software Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa return on assets, firm size, firm age, exchange rate, oil price berpengaruh secara parsial positif dan signifikan terhadap dividend payout ratio subsektor batubara. Variabel independen dalam penelitian ini menjelaskan model sebesar 63.03%, serta berpengaruh simultan terhadap dividend payout ratio pada subsektor batubara. Perusahaan subsektor batubara selama periode penelitian relatif sehat. Kondisi makroekonomi akan menjadi serius jika perusahaan tidak mampu beradaptasi dengan perubahan kondisi ekonomi global. Perkembangan bisnis pada perusahaan subsektor batubara selama periode penelitian mengalami kondisi yang baik secara garis besar. Perusahaan batubara yang notabene berorientasi jangka panjang, perlu lebih memperhatikan pertumbuhan asetnya. Perusahaan dengan aset yang baik akan mampu bertahan dalam kondisi makroekonomi yang tidak pasti. Adaptasi yang cepat dengan perubahan strategi bisnis, akan membantu perusahaan untuk terus tumbuh. Penerapan hedging akan menjadi salah satu solusi untuk menghindari risiko kerugian. Penelitian selanjutnya diharapkan menambahkan periode penelitian dengan data terbaru, karena kondisi subsektor batubara tergolong bergerak dinamis.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titleDeterminan Kebijakan Dividen Pada Perusahaan Subsektor Batubara Di Bursa Efek Indonesiaid
dc.subject.keywordDividen Payout Ratioid
dc.subject.keywordBatubaraid
dc.subject.keywordKarakteristik Perusahaanid
dc.subject.keywordMakroekonomiid
dc.subject.keywordModel Regresi Bergandaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record