Show simple item record

dc.contributor.advisorFirdaus, Muhammad
dc.contributor.advisorSanim, Bunasor
dc.contributor.authorHidayat, Asep Kurnia
dc.date.accessioned2025-08-07T10:21:41Z
dc.date.available2025-08-07T10:21:41Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168011
dc.description.abstractPasar modal mempunyai peranan penting dalam perekonomian nasional karena memberikan gambaran mengenai kondisi perekonomian negara dan pasar modal menjalankan dua fungsi dalam perekonomian. Pertama, sebagai sarana bagi perusahaan mendapatkan dana dari masyarakat untuk pengembangan usaha. Kedua, sebagai sarana masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen keuangan seperti saham, obligasi, reksadana dan lain lain. Masyarakat dapat menempatkan dana yang dimilikinya sesuai dengan karakteristik keuntungan dan resiko dari masing-masing instrument. Tempat transaksi pasar modal di Indonesia adalah Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terbentuk hasil merger antara Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tanggal 30 November 2007. Merger dilakukan untuk meningkatkan efesiensi pasar modal nasional yang diharapkan dapat mendorong peningkatan daya tarik dan daya saing industri di tingkat internasional. Selain meningkatkan efesiensi, merger juga mendorong perubahan kapitalisasi pasar. Perubahan kapitalisasi dipengaruhi oleh adanya perubahan harga dan adanya penerbitan atau pengurangan saham yang dicatatkan di bursa. Pasca merger BEI mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Nilai kapitalisasi pasar BEI pada awal merger sebesar Rp 1 076.49 triliun, perusahaan tercatat 396 perusahaan, emiten baru 17 dan perusahaan delisted 6. Data tersebut terus berkembang samapai pada tahun 2017 kapitalisasi pasar sebesar Rp 7 052.39 triliun, perusahaan tercatat 566 perusahaan, emiten listing 37 dan perusahaan delisted 8. Pertumbuhan kapitalisasi berpengaruh terhadap perubahan harga saham. Proyeksi IHSG pada awal pembentukan BEI sebesar 1.355,41 naik menjadi 6.355,65 pada akhir tahun 2017. Selain kapitalisasi terdapat banyak faktor yang memengaruhi harga saham atau return saham, baik yang bersifat makro maupun mikro ekonomi sehingga IHSG fluktuatif. Faktor makro ada yang besifat ekonomi maupun non ekonomi. Faktor makroekonomi terinci dalam beberapa variabel ekonomi seperti, inflasi, tingkat bunga, kurs valuta asing, tingkat pertumbuhan ekonomi, harga minyak dunia, harga emas dunia dan indeks saham regional. Faktor makro non konomi mencakup peristiwa politik domestik, peristiwa sosial, peristiwa hukum dan peristiwa politik internasional serta pengaruh faktor makro tidak selalu sama terhadap harga saham. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kapitalisasi pasar saham dan variabel makroekonomi terhadap IHSG dan merumuskan rekomendasi strategi meningkatkan kapitalisasi pasar saham setelah 10 tahun terjadinya merger. Variabel makroekonomi yang dianalisis adalah inflasi, harga minyak dunia, harga emas dunia dan indeks regional Hang Seng. Penelitian ini menggunakan pendekatan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif terdiri dari IHSG, kapitalisasi pasar saham, inflasi, harga minyak dunia, harga emas dunia dan Indeks Hang Seng. Sumber data kualitatif diperoleh melalui internet, berupa data time series triwulanan dari Januari 2008 sampai Desember 2017, yang diolah dari data bulanan dengan metode rata-rata. Sumber data kualitatif yang digunakan bersumber dari 4 pakar di BEI dan 2 pakar di Bank Indonesia. Untuk mendukung penelitian ini maka digunakan metode analisis data dengan bantuan Software Eviews 6. Model analisis penelitian ini menggunakan Error Correction Model (ECM). Model ini untuk mengkoreksi persamaan regresi diantara variabel yang secara individual tidak stasioner agar kembali ke nilai equilibriumnya di jangka panjang, dengan syarat terdapatnya hubungan kointegrasi pada variabel variabel yang menyusun persamaan tersebut. Untuk merekomendasikan strategi pada tujuan kedua menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) yang akan digunakan untuk menjaring pendapat responden tentang strategi meningkatkan kapitalisasi dan optimalisasi investasi saham di BEI. Hasil analisis penelitian ini menunjukan bahwa secara umum seluruh variabel independen dalam jangka panjang berpengaruh positif signifikan, hanya inflasi berpengaruh negatif signifikan. Pada jangka pendek, kapitalisasi pasar saham dan Indeks Hang Seng berepengaruh positif signifikan, tetapi suku bunga SBI berpengaruh positif tidak signifikan. Inflasi dan harga minyak dunia berpengaruh negatif signifikan sedangkan harga emas dunia berpengaruh negatif tidak signifikan. Koefisien Error Corerection Term memiliki pengaruh sebesar - 0.207329 dengan arah negatif signifikan pada taraf 5%, menunjukan bahwa proses penyesuaian (Adjusment Mechanism Prosses) atau proses penyesuaian pada keseimbangan jangka panjang berlangsung selama 5 triwulan. Kapitalisasi pasar saham dalam jangka pendek maupun jangka panjang berpengaruh positif signifikan dan dominan dari pada pengaruh variabel makroekonomi. Untuk itu diperlukan strategi peningkatan kapitalisasi dan optimalisasi investasi saham di Bursa Efek Indonesia. Rekomendasi strategi yang diajukan adalah strategi mendorong peningkatan investasi saham saham berkapitalisasi besar. Agar Indeks Harga Saham Gabungan terus tumbuh dan lebih tahan terhadap gejolak makroekonomi. Berdasarkan hasil analisis vertikal AHP, faktor yang menjadi prioritas dalam strategi adalah kebijakan (pasar modal dan moneter), aktor yang menjadi prioritas Bursa Efek Indonesia dan Bank Indonesia, tujuan yang menjadi prioritas adanya iklim investasi dan stabilitas ekonomi yang kondusif. Alternatif strategi yang direkomendasikan mendorong peningkatan investasi saham saham berkapitalisasi besar.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titlePengaruh Kapitalisasi Pasar Saham dan Variabel Makroekonomi Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Di Bursa Efek Indonesiaid
dc.subject.keywordAnaliytical Hierarchy Process (Ahp)id
dc.subject.keywordError Correction Model (Ecm)id
dc.subject.keywordIhsgid
dc.subject.keywordKapitalisasiid
dc.subject.keywordMakroekonomiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record