Show simple item record

dc.contributor.advisorRifin, Amzul
dc.contributor.advisorDjohar, Setiadi
dc.contributor.authorFaturohman
dc.date.accessioned2025-08-07T10:21:31Z
dc.date.available2025-08-07T10:21:31Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168009
dc.description.abstractDalam dunia bisnis global dengan tingkat kompetisi yang tinggi, keunggulan daya saing (competitive advantage) sebuah perusahaan hanyalah bersifat sementara. Keunggulan daya saing tersebut sulit untuk bertahan lama karena ada faktor lingkungan yang dinamis dan tidak menentu. Untuk menciptakan keunggulan kompetitif yang berkesinambungan sebuah perusahaan harus membangun dan memperkuat kompetensi inti yang mampu memberikan nilai tambah kepada pelanggan. Salah satu sektor usaha yang terkena dampak dari perubahan bisnis yang cepat adalah indutri perhotelan. PT Angkasa Pura yang saat ini bergerak di sektor perhotelan dan lounge di bandara harus melakukan transformasi bisnis yang fokus pada peningkatan kompetensi inti perusahaan agar dapat terus eksis menjalankan usahanya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu memberikan gambaran atas suatu peristiwa atau gejala di suatu tempat tertentu dengan menggunakan pendekatan penelitian non statistik dengan survey dan observasi yang dilakukan di PT Angkasa Pura Hotel. Hasil yang didapatkan dari analisis tersebut berupa identifikasi kompetensi inti perusahaan dan rumusan industri masa depan perusahaan serta strategi yang akan menjadi solusi dari kondisi permasalahan yang dihadapi perusahaan saat ini. Responden pada penelitian ini yaitu Direksi dan manajemen PT Angkasa Pura Hotel yang memiliki wewenang dan terlibat dalam pengambilan keputusan strategis. Teknik pengolahan dan analisis data pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif yaitu pengumpulan data menggunakan kuesioner, focus group discussion, wawancara dan kajian literatur. Alat bantu analisis yang digunakan adalah matrik BCG untuk menganalisis portofolio produk perusahaan, VRIO analysis untuk mengidentifikasi kompetensi inti perusahaan, gap analysis untuk menentukan tantangan strategis perusahaan dan rancangan arsitektur strategik untuk mendapatkan gambaran strategi perusahaan dalam industri masa depan. Berdasarkan hasil penelitian pada PT Angkasa Pura Hotel dapat diperoleh kesimpulan bahwa industri masa depan perusahaan adalah industri airport hospitality dengan kompetensi inti yang dibutuhkan adalah kompetensi manajemen hospitaliti, manajemen layanan customer, mendesain hotel dan interior lounge serta mendesain menu makanan. Pengembangan bisnis perusahaan dalam 10 tahun ke depan dibagi ke dalam 3 tahap strategi yaitu strategi penguatan kompetensi, strategi pertumbuhan usaha dan strategi peningkatan kinerja.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleArsitektur Strategik Pt Angkasa Pura Hotelid
dc.subject.keywordArsitektur Strategicid
dc.subject.keywordIndustri Hospitaliti Bandaraid
dc.subject.keywordKompetensi Intiid
dc.subject.keywordMatrik Bcgid
dc.subject.keywordVrio Analisisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record