| dc.description.abstract | Seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan bermotor di Indonesia baik
roda dua maupun roda empat meningkat pula kesadaran perawatan kendaraan
termasuk perawatan ban. Perawatan ban sangat penting diperhatikan karena
menyangkut keselamatan pengendara, kenyamanan mengemudi, efisiensi bahan
bakar dan ketahatan mesin kendaraan. Perawatan ban dilakukan dengan mengisi
angin nitrogen sebagai pengganti angin biasa, karena nitrogen mempunyai sifat
lebih ringan, kadar air lebih sedikit, memiliki daya cengkeram lebih stabil.
Informasi tentang kelebihan nitrogen ini didapatkan dari ajang balap mobil dimana
ban mobil selalu di isi angin nitrogen. Konsumen mendapatkan pengalaman
mengisi angin ban dengan nitrogen ketika membeli ban di toko ban besar atau
ketika melakukan perbaikan di bengkel besar. Toko ban dan bengkel memberikan
bonus atau layanan tambahan berupa pengisian angin nitrogen kepada konsumen.
Melihat kebutuhan ini maka banyak pengusaha membuka outlet pengisian angina
nitrogen di SPBU yang merupakan tempat yang paling sering di singgahi
pengemudi kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.
Green Nitrogen merupakan salah satu merek penyedia jasa pengisian angin
nitrogen di Indonesia di beberapa Stasiun Pengisisan Bahan Bakar (SPBU)
Pertamina. Dengan bertambahnya jumlah pesaing maka Green Nitrogen perlu
menciptakan produk dengan kualitas yang baik dan pelayanan yang prima agar
produk di terima konsumen sehingga konsumen mendapat kepuasan dan
menciptakan loyalitas pelanggan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui
pengaruh pengetahuan konsumen, kualitas produk, dan kepercayaan konsumen
terhadap loyalitas pelanggan serta menyusun strategi pemasaran untuk
meningkatkan loyalitas pelanggan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian
ini adalah Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan Green
Nitrogen secara berurutan dari nilai R-Square yang paling besar pengaruhnya
adalah kepercayaan pelanggan dengan bobot 0.371, kualitas produk dengan bobot
0.136 dan pengetahuan konsumen dengan bobot 0.093. Hasil dari nilai t
menunjukkan bahwa pengetahuan konsumen dan kualitas produk tidak
berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Proses loyalitas pelanggan
banyak dipengaruhi oleh seberapa besar konsumen memiliki kepercayaan atas
reputasi dan tanggung jawab Green Nitrogen atas klaim yang diajukan pelanggan
dibandingkan elemen-elemen pembentuk kualitas produk dan pengetahuan
konsumen. Oleh sebab itu Green Nitrogen perlu membuat komunikasi tentang
reputasi yang dimiliki, pemberian garansi, menambah jenis produk atau layanan
untuk meningkatkan loyalitas. Green Nitrogen juga harus memperhatikan
karakteristik konsumen dan mendalami kebutuhan konsumen sehingga bisa
memberikan produk dan layanan yang sesuai kebutuhan konsumen. | |