Faktor Yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa Untuk Membeli Barang Secara Online
View/ Open
Date
2018Author
Ula, Rizki Rahmadian
Syaukat, Yusman
Suharjo, Budi
Metadata
Show full item recordAbstract
Saat ini internet sudah mempengaruhi beragam aktivitas termasuk perdagangan yang dikenal dengan istilah e-commerce. Konsumen tidak perlu lagi datang ke toko fisik untuk membeli barang, mereka cukup membuka komputer, laptop, atau telepon pintar yang terkoneksi dengan internet untuk mengakses beragam situs toko online atau mengunjungi akun penjual online yung ada di media sal. Belum sanaa pengguna internet dari kalangan mahasiswa pernah melakukan pembelian barang secara online. Mahasiswa merupakan konsumen penting dalam dust e-commerce sehingga penting untuk memahami perilaku mahasiswa yang masih belum pernah melakukan pembelian banang secara online. Pemahaman tersebut dapat digunakan untuk menentukan langkah yang harus dilakukan guna mengubah perilaku mereka sehingga mau mencoba untuk melakukan pembelian harang secara online.
Theory of Planned Behavior (TPB) seringkali dijadikan sebagai model dasar dalam penelitian pemasaran yang bertujuan untuk memahami bagaimana minat konsumen untuk melakukan suatu perilaku terbentuk. Penelitian ini menggunakan model Decompored Theory of Planned Behavior (DTPB) yakni model TPB yang dantegrasikan dengan Technological Acceptance Model (TAM), selain itu faktor kepercayaan terhadap penjual dan persepsi terhadap risiko turut dimasukan ke dalam model dengan harapan model yang dihangun dapat memberikan pemahaman yang lebih luas. Model dianalisis menggunakan analisis Partial Least Square (PLS). Data yang dianalisis sebanyak 150 responden. Responden merupakan mahasiswa sarjana strata satu yang belum pernah melakukan pembelian barang secara online. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya sikap yang terbukti mmiberikan pengaruh langsung secara signifikan terhadap minat. Sikap memberikan pengaruh dengan arah yung positif, artinya semakin semakin positif sikap seseorang terhadap aktivitas belanja online maka semakin tinggi pula minatnys terhadap aktivitas tersebut. Persepsi kemalahan penggunaan, kesesuaian, dan kapercayaan terhadap penjual juga terbukti mempengaruhi minat secara signifikan melalui sikap sebagai peubah medusinya. Dilihat berdasarkan total efek yang diberikan oich faktor-faktor tersebut, sikap memberikan total efek paling besar terhadap minat, kemudian persepsi kemudahan penggunaan, kepercayaan terhadap penjual, dan kesesuaian.
Bendasarkan temuan tersebut, pemat hesnis online harus mampu menyajikan sistem maupun proses belanja online sesederhana mungkin kemudian kepercayaan ruada penjual online perlu ditingkatkan sehingga sikap positif terhadap aktivitas bulanja online semakin terbentuk dan pada akhimya akan meningkatkan minat mereka untuk berbelanja online. Tingginya minat terhadap aktivitas belanja online akan memperbesar peluang mahasiswa yang belum pernah berbelanja onlise untuk mencoba melakukan belanja online
Collections
- MT - Business [4057]
