| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Non Performing Financing
segmen bisnis banking di PT Bank Syariah X. Variabel independen yang
digunakan dalam penelitian ini adalah adalah rasio rentabilitas (BOPO), rasio
permodalan (CAR), rasio likuiditas (FDR), rasio rentabilitas (NRM), BI rate dan
Inflasi. Populasi dalam penelitian ini adalah data Non Performing Financing pada
segmen bisnis banking di PT. Bank Syariah X periode Januari 2012 sampai
dengan Desember 2016 berupa data bulanan. Teknik pengambilan sampel yang
digunakan adalah purposive sampling.
Tujuan penelitian ini, pada bagian pertama mengidentifikasikan faktorfaktor internal apa saja yang mempengaruhi Non Performance Financing (NPF)
segmen bisnis banking. Metode analisis data yang digunakan adalah Error
Corrective Model (ECM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka
panjang BOPO, CAR, FDR, NMR dan BI rate mempunyai pengaruh positif
terhadap Non Performing Financing segmen bisnis banking; sedangkan Inflasi
tidak berpengaruh terhadap Non Performing Financing segmen bisnis banking.
Dalam jangka pendek BOPO mempunyai pengaruh positif terhadap Non
Performing Financing segmen bisnis banking; sedangkan CAR, FDR, NMR, BI
rate dan inflasi tidak mempunyai pengaruh terhadap Non Performing Financing
segmen bisnis banking.
Bagian kedua yaitu mengidentifikasi faktor-faktor eksternal apa saja yang
mempengaruhi Non Performance Financing (NPF) segmen Bisnis Banking.
Identifikasikan faktor-faktor internal yang mempengaruhi Non Performance
Financing (NPF) segmen Bisnis Banking didasarkan pada variabel BOPO, FDR,
CAR dan NRM yang meliputi peluang dan ancaman. Sedangkan identifikasikan
atas faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi Non Performance Financing
(NPF) segmen Bisnis Banking didasarkan pada variabel BI rate yang meliputi
kelemahan dan kekuatan. Bagian ketiga yaitu merumuskan strategi apa yang dapat
diterapkan dalam rangka mengendalikan Non Performance Financing (NPF)
segmen Bisnis Banking. Strategi yang dirumuskan melalui analisis SWOT
digunakan untuk menghasilkan strategi berdasarkan hasil Quantitative Strategic
Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif strategi
terbaik untuk mengendalikan Non Performance Financing (NPF) segmen Bisnis
Banking di PT Bank Syariah X, yaitu penyempurnaan proses 3 pilar (front/tenaga
marketing, middle/pemroses pembiayaan, dan end process/bagian risk), fokus
pada pemetaan potensi wilayah dan melakukan penyaluran pembiayaan pada
sektor tertentu, penggunaan teknologi dan peningkatan kualitas SDM, melakukan
penyesuaian atas pemenuhan kebutuhan nasabah melalui perubahan product
centric ke customer centric, dan melakukan promosi dan sponsorship secara
efektif dan efisien. | |