| dc.description.abstract | Industri tanaman hias telah terbukti selama rentang 5 tahun terakhir
menunjukan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Peningkatan
kegiatan produksi tanaman hias ditandai dengan meningkatnya luas area tanam.
Berdasarkan data BPS diketahui terdapat peningkatan luas area tanam rata-rata
2% per tahun. Pada rentang 5 tahun (2011-2016) terakhir rata-rata peningkatan
produksi tanaman hias dalam bentuk bunga potong naik 7,85%/tahun, daun
potong naik 19,44%/tahun, tanaman pot pohon naik 5,13%/tahun, tanaman
lansekap 6,85%/tahun, kelompok tanaman flori tabur juga naik rata-rata
6,46%/tahun.
Namun diketahui bahwa peningkatan produksi tanaman hias belum
memenuhi permintaan nasional dikarenakan produktivitas yang masih rendah. Hal
tersebut dikarenakan adanya kurangnya ketersediaan bibit tanaman hias,
sedangkan permintaan meningkat sehingga ketersediaan bibit masih sangat
bergantung pada bibit impor. PT Monfori Nusantara sebagai pelaku industri
florikultura yang bergerak pada jasa perbanyakan tanaman hias melalui kultur
jaringan perlu memiliki strategi bisnis dan model bisnis yang tepat dalam
pengembangan pasar domestik pada industri tersebut. Tujuan penelitian ini adalah
menganalisis dan merancang model bisnis perbaikan PT Monfori Nusantara
berdasarkan pendekatan Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT
(Strenght-Weakness-Opportunity-Threat).
Berdasarkan penelitian diketahui bahwa PT Monfori memiliki beberapa
permasalahan dalam model bisnis perusahaan saat ini, seperti pada elemen
segmen pelanggan dan proposisi nilai. Melalui hasil analisis SWOT terhadap
faktor internal dan eksternal perusahaan menunjukan adanya kelemahan dan
kekuatan yang dimiliki perusahaan serta peluang yang dapat dikembangkan untuk
mengatasi ancaman. Melalui perbaikan Model Bisnis Kanvas yang baru
perusahaan harus memperbaiki model bisnis perusahaan ke arah inovasi nilai baru
yang akan memperluas pengembangan bisnis perusahaan untuk masa mendatang.
Hasil dari perbaikan Model Bisnis Kanvas tersebut kemudian menjadi
saran dalam penerapan implikasi manajerial yang akan menjadi bahan
pertimbangan manajemen PT Monfori.Diantaranya dengan memperluas
penawaran proposisi nilai perusahaan dalam jasa penyewaan tanaman, perluasan
segmen pasar baru, pengembangan produk bibit tanaman perkebunan,
meningkatkan kapasitas produksi, meningkatkan kualitas R&D, meningkatkan
efisiensi produksi, dan kerjasama di bidang research. | |