Show simple item record

dc.contributor.advisorFirdaus, Muhammad
dc.contributor.advisorSanim, Bunasor
dc.contributor.authorJasuni, Ana Yuliana
dc.date.accessioned2025-08-07T10:17:11Z
dc.date.available2025-08-07T10:17:11Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167951
dc.description.abstractUMKM memiliki banyak peran penting dalam perekonomian suatu negara. UMKM merupakan tulang punggung sistem ekonomi kerakyatan yang dapat mengurangi masalah kesenjangan pendapatan, membantu mengentaskan kemiskinan, menyerap tenaga kerja serta menjadi tempat sumber terciptanya inovasi. UMKM sudah selayaknya untuk dikembangkan serta diberdayakan. Strategi dan dukungan dari para stakeholder sangat diperlukan untuk mengembangkan UMKM. Hal utama yang dibutuhkan dalam upaya mendorong peningkatan kinerja UMKM yaitu dukungan dalam hal pendanaan usaha. Di Indonesia sebagian besar dari pemilik UMKM tidak tercakup dalam jasa perbankan dan pemberian pinjaman formal, sebagian dari rumah tangga miskin tersebut menggunakan bank bayangan (shadow bank) yang mengenakan suku bunga yang jauh lebih tinggi. Hal ini tentu merugikan para pemilik UMKM itu sendiri, oleh karena itu pembiayaan mikro dari perbankan dan lembaga keuangan mikro dapat menjadi salah satu kunci pertumbuhan UMKM. Dampak dari pembiayaan mikro harus dioptimalkan melalui strategi yang tepat dari semua pihak yang terlibat. Melalui strategi pembiayaan mikro yang tepat, diharapkan UMKM mengalami perkembangan yang signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi akses pembiayaan mikro, dampak dari pembiayaan mikro dan merumuskan strategi optimalisasi pembiayaan mikro bagi UMKM di Kabupaten Bogor. Data primer diperoleh dari para pemilik UMKM industri tas dan alas kaki di Kecamatan Ciampea dan Kecamatan Ciomas melalui wawancara dan kuesioner. Data tersebut lalu dianalisis dengan menggunakan metode analisis regresi logistik dan uji peringkat bertanda Wilcoxon menggunakan software SPSS. Data primer dari 10 pakar di lembaga keuangan dan kantor pemerintahan dianalisis dengan menggunakan metode AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi akses pembiayaan mikro adalah keuntungan bulanan, total aset dan akses simpanan. Pembiayaan mikro berdampak positif terhadap hampir semua aspek dalam kinerja UMKM. Strategi tepat untuk mengoptimalisasi pembiayaan mikro adalah pembiayaan pola kemitraan CSR.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titleStrategi Optimalisasi Pembiayaan Mikro Untuk Perkembangan Umkm (Kasus Di Kabupaten Bogor)id
dc.subject.keywordAhpid
dc.subject.keywordPembiayaan Mikroid
dc.subject.keywordUmkmid
dc.subject.keywordWilcoxonid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record