Show simple item record

dc.contributor.advisorYuliati, Lilik Noor
dc.contributor.advisorSimanjuntak, Megawati
dc.contributor.authorRahman, Fandi Yanuar
dc.date.accessioned2025-08-07T10:17:06Z
dc.date.available2025-08-07T10:17:06Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167950
dc.description.abstractTransportasi umum merupakan kebutuhan mutlak setiap individu saat ini, tingginya aktivitas dan mobilitas setiap individu mengharuskan untuk menggunakan kendaraan sebagai sarana transportasi. Transportasi umum kemudian menjadi kebutuhan mutlak setiap individu saat ini. Hal ini didukung dengan peningkatan jumlah penduduk Indonesia dan juga peningkatan jumlah volume kendaraan. Fenomena tersebut memunculkan peluang untuk menjalankan bisnis dalam bidang penyedia jasa transportasi yang efektif dan efisien serta mudah untuk diakses dan dijangkau oleh konsumen sehingga muncul beberapa perusahaan yang bergerak dalam bidang penyedia jasa transportasi online. Alasan penggunaan jasa transportasi online adalah murah dan cepat, urutan rating tertinggi adalah Go-jek, Grab dan Uber. Terdapat lima variabel laten yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu marketing mix dan word of mouth sebagai variabel independen, kemudian brand image dan perilaku penggunaan jasa sebagai variabel dependen. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi perilaku penggunaan jasa ojek online, (2) menganalisis pengaruh marketing mix dan word of mouth terhadap brand image, (3) menganalisis pengaruh marketing mix dan word of mouth terhadap perilaku penggunaan jasa, dan (4) merumuskan implikasi manajerial yang dapat diterapkan bagi perusahaan dan pengelolaan aktivitas pemasaran ojek online. Fokus penelitian ini bertempat pada Perumahan Ciluar Asri, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Waktu pengerjaan tesis adalah enam bulan. Penelitian ini menggunakan data primer berupa kuisioner serta wawancara. Teknik pengambilan contoh yang digunakan dalam penelitian ini merupakan systematical random sampling dengan pendekatan kish grid. Syarat responden dalam penelitian ini merupakan responden yang memiliki aplikasi ojek online dalam smartphone dan pernah memesan melalui aplikasi, serta menggunakan jasa ojek online minimal satu kali dalam sebulan terakhir. Teknik pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan software LISREL 8.7 serta analisis deskriptif menggunakan SPSS 24. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh data bahwa mayoritas responden adalah perempuan yang berada pada kelompok usia 15-24 tahun dan memiliki tingkat pendidikan sarjana, dan memiliki jenis pekerjaan mahasiswa. Kepemilikan kendaraan didominasi oleh pemilik kendaraan mobil, kemudian diikuti oleh kepemilikan sepeda motor dan sepeda. Pengguna ojek online didominasi oleh kelompok usia 15-24 tahun serta kelompok usia tersebut rata-rata memiliki tiga aplikasi ojek online yang cenderung untuk membandingkan ketiga merek ojek online tersebut sebelum memutuskan untuk menggunakan salah satunya. Mayoritas dari responden pernah menggunakan ojek online merek Grab lalu diikuti oleh Go-jek dan Uber. Frekuensi penggunaan jarang didominasi oleh Uber sedangkan pada kategori sering dan selalu didominasi oleh Grab. Metode pembayaran tunai didominasi oleh Uber dan non-tunai didominasi oleh Go-jek
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Pemasaranid
dc.titlePengaruh Marketing Mix dan Word Of Mouth Terhadap Brand Image dan Perilaku Penggunaan Ojek Onlineid
dc.subject.keywordBrand Imageid
dc.subject.keywordMarketing Mixid
dc.subject.keywordOjek Onlineid
dc.subject.keywordPerilaku Penggunaanid
dc.subject.keywordWord Of Mouthid
dc.subject.keywordSemid
dc.subject.keywordLisrel 8.7id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record