| dc.description.abstract | Transportasi umum merupakan kebutuhan mutlak setiap individu saat ini,
tingginya aktivitas dan mobilitas setiap individu mengharuskan untuk
menggunakan kendaraan sebagai sarana transportasi. Transportasi umum
kemudian menjadi kebutuhan mutlak setiap individu saat ini. Hal ini didukung
dengan peningkatan jumlah penduduk Indonesia dan juga peningkatan jumlah
volume kendaraan.
Fenomena tersebut memunculkan peluang untuk menjalankan bisnis dalam
bidang penyedia jasa transportasi yang efektif dan efisien serta mudah untuk
diakses dan dijangkau oleh konsumen sehingga muncul beberapa perusahaan
yang bergerak dalam bidang penyedia jasa transportasi online. Alasan
penggunaan jasa transportasi online adalah murah dan cepat, urutan rating
tertinggi adalah Go-jek, Grab dan Uber.
Terdapat lima variabel laten yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu
marketing mix dan word of mouth sebagai variabel independen, kemudian brand
image dan perilaku penggunaan jasa sebagai variabel dependen. Tujuan dari
penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi perilaku penggunaan jasa ojek online,
(2) menganalisis pengaruh marketing mix dan word of mouth terhadap brand
image, (3) menganalisis pengaruh marketing mix dan word of mouth terhadap
perilaku penggunaan jasa, dan (4) merumuskan implikasi manajerial yang dapat
diterapkan bagi perusahaan dan pengelolaan aktivitas pemasaran ojek online.
Fokus penelitian ini bertempat pada Perumahan Ciluar Asri, Kecamatan
Bogor Utara, Kota Bogor. Waktu pengerjaan tesis adalah enam bulan. Penelitian
ini menggunakan data primer berupa kuisioner serta wawancara. Teknik
pengambilan contoh yang digunakan dalam penelitian ini merupakan systematical
random sampling dengan pendekatan kish grid. Syarat responden dalam penelitian
ini merupakan responden yang memiliki aplikasi ojek online dalam smartphone
dan pernah memesan melalui aplikasi, serta menggunakan jasa ojek online
minimal satu kali dalam sebulan terakhir. Teknik pengolahan data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan software
LISREL 8.7 serta analisis deskriptif menggunakan SPSS 24.
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh data bahwa mayoritas responden
adalah perempuan yang berada pada kelompok usia 15-24 tahun dan memiliki
tingkat pendidikan sarjana, dan memiliki jenis pekerjaan mahasiswa. Kepemilikan
kendaraan didominasi oleh pemilik kendaraan mobil, kemudian diikuti oleh
kepemilikan sepeda motor dan sepeda. Pengguna ojek online didominasi oleh
kelompok usia 15-24 tahun serta kelompok usia tersebut rata-rata memiliki tiga
aplikasi ojek online yang cenderung untuk membandingkan ketiga merek ojek
online tersebut sebelum memutuskan untuk menggunakan salah satunya.
Mayoritas dari responden pernah menggunakan ojek online merek Grab lalu
diikuti oleh Go-jek dan Uber. Frekuensi penggunaan jarang didominasi oleh Uber
sedangkan pada kategori sering dan selalu didominasi oleh Grab. Metode
pembayaran tunai didominasi oleh Uber dan non-tunai didominasi oleh Go-jek | |