Show simple item record

dc.contributor.advisorDaryanto, Heny K.
dc.contributor.advisorSanim, Bunasor
dc.contributor.authorAmru, M.Kadafi
dc.date.accessioned2025-08-07T10:16:30Z
dc.date.available2025-08-07T10:16:30Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167943
dc.description.abstractTV kabel dengan nama lain Cable TV Operator (CTO) mengalami pertumbuhan yang cukup pesat beberapa tahun terakhir (ICTA 2016). Kepadatan penduduk 1.614 jiwa/km2 (BPS 2017), pertumbuhan ekonomi terus berkembang, daya beli masyarakat relatif baik dan merupakan daerah blank spot adalah alasan utama PT Denai Kabel Mandiri (PT DKM) hadir di Kota Payakumbuh. PT DKM mengalami perkembangan usaha relatif baik. Hingga akhir 2016 jumlah pelanggan tercatat 3.037 pelanggan. Berdasarkan data internal PT DKM, jangkauan jaringan dan pelanggan TV kabel telah mencapai 40% dari luas wilayah pemukiman Kota Payakumbuh. Posisi PT DKM sebagai pemimpin pasar dalam industri TV berbayar tersebut belum menunjukkan bahwa PT DKM sebagai perusahaan kuat yang dapat memenangkan persaingan dalam jangka panjang. Kekuatan yang dimaksud adalah kekuatan perusahaan yang tidak dapat ditiru oleh perusahaan lain dan kekuatan yang membangun keunggulan kompetitif dengan memanfaatkan kompetensi khusus perusahaan. Perencanaan strategik TV kabel lokal PT DKM perlu dianalisis agar dapat memenangkan persaingan pada industri TV berbayar di Kota Payakumbuh. Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis kondisi persaingan PT DKM dalam industri TV berbayar di Kota Payakumbuh, (2) menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal PT DKM, dan (3) merumuskan strategi alternatif yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan daya saing PT DKM. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Responden yang dilibatkan dari internal perusahaan dan pakar sebanyak tujuh orang. Pengambilan pakar sebagai responden menggunakan teknik non probabilistic sampling dengan purposive sampling melalui pendekatan expertise judgement. Hasil analisis Porter's Five Forces menunjukkan kondisi persaingan industri TV berbayar di Kota Payakumbuh berada pada tingkat kondusif. Faktor internal paling dominan mempengaruhi daya saing PT DKM berupa kekuatan, yakni harga berlangganan sangat kompetitif dibanding pesaing dengan skor 0.416 dan kelemahan, yakni terbatasnya jumlah channel favorit dengan skor 0.136. Faktor eksternal paling dominan mempengaruhi daya saing perusahaan berasal dari peluang, yaitu banyaknya penyedia content TV kabel dengan skor 0.332 dan ancaman, yaitu semakin bertambahnya pesaing memiliki skor 0.312. Matriks IE (Internal External) menunjukkan PT DKM berada pada posisi sel V, yakni berada pada kategori bertahan dan menjaga. Analisis menggunakan metode Analytic Network Process (ANP) menghasilkan strategi yang direkomendasikan untuk meningkatkan daya saing PT DKM adalah strategi meningkatkan kerja sama dengan content provider terbaik bagi perusahaan.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleStrategi Peningkatan Daya Saing Tv Kabel Lokal Pt Denai Kabel Mandiri Di Kota Payakumbuhid
dc.subject.keywordChannel Premiumid
dc.subject.keywordMetode Anpid
dc.subject.keywordTv Berbayarid
dc.subject.keywordTv Kabelid
dc.subject.keywordPorter'S Five Forcesid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record