| dc.description.abstract | Program tol laut dilatarbelakangi karena adanya disparitas harga yang cukup
tinggi antara wilayah barat dan timur Indonesia. Diharapkan dengan adanya tol laut
dapat mendorong berkembangnya kawasan-kawasan pertumbuhan ekonomi baru
yang sesuai dengan potensi daerahnya agar terjadi keseimbangan pengangkutan
barang sehingga kapal yang membawa muatan dari barat ke timur kembali ke barat
dengan kondisi kapal mengangkut muatan.Tujuan yang ingin dicapai dengan
adanya tol laut adalah menjamin ketersediaan barang dan untuk mengurangi
disparitas harga serta menjamin kelangsungan pelayanan penyelenggaraan barang
ke daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan.
Selama ini belum ada kretiria dalam menentukan pelabuhan singgah kapal tol
laut, sehingga terjadi perubahan terhadap trayek yang telah ditetapkan untuk satu
tahun. Perlu dilakukan penelitian untuk menentukan kriteria dalam pemilihan
pelabuhan singgah tol laut, kemudian dilakukan penilain terhadap kelayakan
pelabuhan untuk dijadikan pelabuhan singgah, selanjutnya disusun trayek tol laut
yang optimum sehingga anggaran subsidi yang dikeluarkan pemerintah dapat
ditekan.
Penelitian ini diawali dengan studi literatur dan deep interview untuk
menentukan kriteria pemilihan pelabuhan singgah tol laut, dengan analisis
menggunakan metode AHP diketahui bobot tiap kriteria, kemudian dilakukan
penilain terhadap pelabuhan yang ada di NTT. Pelabuhan-pelabuhan yang ada di
kabupaten yang termasuk kategori tertinggal dikelompokan berdasarkan lokasinya,
untuk perlabuhan dalam satu pulau atau satu kabupaten, berada dalam satu
kelompok, ada 7 kelompok. Pelabuhan dengan nilai tertinggi untuk tiap kelompok
direkomendasikan untuk dijadikan pelabuhan singgah tol laut. Jarak antar
pelabuhan terpilih dan pelabuhan pangkal dihitung menggunakan google earth,
hasilnya dianalisis dengan metode TSP untuk menyusun jaringan trayek yang
optimum dilihat dari jaraknya.
Penelitian ini menunjukkan disparitas harga merupakan kriteria dengan bobot
terbesar dalam pemilihan pelabuhan singgah tol laut. Pelabuhan di NTT yang dapat
direkomendasikan disingahi kapal tol laut adalah Pelabahan Labuan Bajo, Biu,
Kalabahi, Loweleba, Baa, Waingapu, Atapupu. Dalam 1 round voyage ada 1
pelabuhan pangkal dan 7 pelabuhan singgah, jarak tempuh optimum untuk
menyinggahi pelabuhan-pelabuhan tersebut 1720,5 mil laut. | |