| dc.description.abstract | Pasar saham merupakan sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan dana
dengan menjual hak kepemilikannya kepada masyarakat. Dalam
perkembangannya Pasar saham suatu negara tidak bisa dilepaskan dari berbagai
hal yang terjadi seperti isu politik, isu ekonomi, statement perdagangan, maupun
isu-isu lainnya yang berasal dari dalam dan luar negeri. Isu yang terjadi di negara
maju seperti krisis ekonomi, pergantian pemimpin akan berdampak bagi
berubahnya arah kebijakan pemerintah di negara tersebut. Perubahan kebijakan
tersebut biasanya akan berdampak pada penurunan harga saham, terutama jika
menimbulkan ketidakpastian yang lebih besar. Ketidakpastian tersebut juga dapat
dirasakan oleh indeks saham negara yang memiliki hubungan dengan negara
tersebut. Pemilihan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dapat memberikan
dampak terhadap pergerakan pasar saham di Dunia. Respon pasar terhadap suatu
peristiwa dapat diukur dengan menggunakan abnormal return. Maka dari itu
penelitian ini dilakukan untuk dapat mengetahui pengaruh pengumuman
Pemilihan presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap pasar saham global
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan kuantitatif dengan
menggunakan data sekunder. Peristiwa Pemilihan Presiden Amerika Serikat
Donald Trump dibagi menjadi 4: mencalonkan diri, menang pemilihan
pendahuluan, terpilih dan pelantikan. Metode analisis yang digunakan untuk
mengetahui dampak pengumuman Pemilihan Presiden Amerika Serikat Donald
Trump terhadap abnormal return indeks global adalah dengan metode event
study. Model perhitungan untuk memperoleh expected return mengunakan
moving average model.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peristiwa yang paling
dianggap penting oleh investor ialah pada saat Trump menang dalam pemilihan
pendahuluan. Ini terjadi dikarenakan banyak factor yang terjadi disekitar event
yang berpengaruh terhadap abnormal return, seperti kudeta militer turki, dan
referendum Brexit. Satu-satunya indeks yang merespon konsisten hampir di setiap
eventnya ialah indeks China (SSE) dan indeks Amerika (S&P 500 dan Dow
Jones). Ketika Trump terpilih sebagian besar investor global merespon positif,
tetapi pada indeks Negara berkembang mempunyai respon yang negative | |