Show simple item record

dc.contributor.advisorDaryanto, Arief
dc.contributor.advisorPurwito, Agus
dc.contributor.authorMulyana, Budi
dc.date.accessioned2025-08-07T10:14:16Z
dc.date.available2025-08-07T10:14:16Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167912
dc.description.abstractUniversitas Padjadjaran (UNPAD) mengalami perubahan pola pengelolaan dari perguruan tinggi negeri badan layanan umum (PTN BLU) menjadi perguruan tinggi negeri badan hukum (PTN BH) tahun 2017 setelah mengalami masa transisi selama dua tahun serta memenuhi persyaratan sebagai PTN BH berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Penetapan UNPAD sebagai PTN BLU ditetapkan melalui surat keputusan menteri keuangan nomor 260/KMK.05/2008 tentang penetapan Universitas Padjadjaran pada Departemen Pendidikan Nasional sebagai instansi pemerintah yang menerapkan pengelolaan keuangan badan layanan umum. Selanjutnya pemerintah melalui peraturan pemerintah nomor 80 tahun 2014 menetapkan Universitas Padjadjaran sebagai perguruan tinggi negeri badan hukum. Perubahan tersebut berdampak pada otonomi untuk mengelola sendiri lembaganya sebagai pusat penyelenggaraan tridharma, sesuai dengan sistem pendidikan nasional nomor 20 tahun 2003 dan UU pendidikan tinggi nomor 12 tahun 2012. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus universitas padjadjaran. Data yang digunakan berdasarkan wawancara dan pengisian kuesioner serta data sekunder yang mendukung penelitian. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi model bisnis PTN BLU; 2) Mengidentifikasi model bisnis PTN BH; 3) menganalisis model bisnis perbaikan; 4) merancang prototipe model bisnis menuju regional class university 5) merancang prototipe model bisnis menuju world class university. Penelitian difokuskan pada sembilan blok bangunan bisnis model canvas yaitu customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships dan cost structure. Hasil analisis menunjukkan tidak ada blok bangunan model bisnis yang perlu perhatian serius saat ini. Value propositions dan cost structure berwarna hijau yang memiliki arti kualitas yang baik pada model bisnis UNPAD saat ini. Sementara blok bangunan lain yang berwarna kuning atau yang perlu diperbaiki yaitu key partners, key activities, customer relationships, customer segments, key resources, channels, dan revenue streams. Penentuan strategi prioritas dilakukan dengan menyusun hirarki mengunakan analytical hierarchy process (AHP). Goal dalam struktur hirarki tersebut adalah menjadi sebuah perguruan tinggi berkelas dunia. Hasil perhitungan menunjukkan kriteria utama yang paling berpengaruh adalah academic reputation (0.506). Pada level strategi, strategi prioritas utama dengan bobot tertinggi yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter responsible, excellent, scientific, professional, encouraging and integrity, creative, trusty (0.398) dengan nilai inconsistency ratio (IR) 0.06 atau kurang dari 10%, hal tersebut menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan strategi utama yang harus dikembangankan Rancangan prototipe regional class university dimulai dari pengengembangan SDM dengan studi lanjut bagi dosen, studi tersebut dilaksanakan di perguruan tinggi terbaik di Asia melalui kemitraaan akademik dan Asean University Network (AUN), dengan luaran kompetensi dosen dan karya ilmiah hasil kolaborasi dengan perguruan tinggi setempat dalam konteks meningkatkan reputasi akademik dan sitasi. Kemitraan tersebut perlu dijalin karena UNPAD tidak termasuk sebagai AUN core universities dan AUNQA associate member.Melalui dua kemitraan tersebut maka akan tercipta value propositions baru yaitu universitas riset berbasis kawasan dan universitas terakreditasi AUN-QA. Value propositions baru didistribusikan melalui channels SDGs center dan representatif kampus untuk segmen pelanggan business, community, goverment, dan mahasiswa di kawasan Asia Tenggara. Segmen pelanggan baru tersebut akan menghasilkan arus pendapatan baru berupa tuition fee kampus luar negeri serta dana riset kawasan regional. Selain revenues streams, prototipe model bisnis regional class university (RCU) juga menimbulkan adanya cost structure baru yaitu biaya operasional kampus luar negeri dan biaya pendidikan. Rancangan prototipe world class university (WCU) lebih menekankan pada luaran academic reputation dan citation per faculty selain pada peningkatan kapasitas SDM dan peningkatan kualitas tata kelola. QS world university ranking 2018 menunjukkan beberapa perguruan tinggi kelas dunia diantaranya Massachusetts Institute of Technology (MIT), Standford University, dan Harvard University menempati urutan tertinggi. Kemitraan tersebut fokus pada aktivitas riset yang betaraf internasional melalui world class reseach (WCR) dan menciptakan inovasi-inovasi yang memiliki level kelas dunia melalui world class innovation (WCI). Selain itu UNPAD perlu menjalin kemitraan dengan komunitas atau jejaring perguruan tinggi dari negara-negara Eropa melalui organisasi Erasmus Mundus untuk mengembangkan aktivitas internasionalisasi pembelajaran melalui program student exchange dan faculty exchange serta program internasionalisasi lain yang menunjang aktivitas internasionalisasi pembelajaran.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleRancangan Model Bisnis Universitas Padjadjaran Dengan Pendekatan Business Model Canvas Menuju World Class Universityid
dc.subject.keywordModel Bisnisid
dc.subject.keywordKanvasid
dc.subject.keywordPerguruan Tinggiid
dc.subject.keywordUniversitas Pajajaranid
dc.subject.keywordAnalytical Hierarchy Process (Ahp)id
dc.subject.keywordSwotid
dc.subject.keywordUnpadid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record