Show simple item record

dc.contributor.advisorSumarwan, Ujang
dc.contributor.advisorTinaprilla, Netti
dc.contributor.authorAnindityo. Mohammad
dc.date.accessioned2025-08-07T10:13:50Z
dc.date.available2025-08-07T10:13:50Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167906
dc.description.abstractPesatnya perkembangan serta peluang bisnis yang dijanjikan dari bisnis berbasis E-Commerce, menjadi salah satu daya tarik bagi para produsen dalam mengembangkan atau bahkan memulai binisnya. Tidak dipungkiri bahwa kemudahan yang ditawarkan bagi konsumen, merupakan nilai tambah dari bisnis E-Commerce, sehingga peluang tersebut menarik untuk diteliti lebih lanjut. Adapun salah satu produk yang saat ini memiliki potensi bisnis yang menjanjikan adalah masker kefir, yang merupakan produk kesehatan dan kecantikan turunan dari produk agribisnis. Menariknya, hingga saat ini produk tersebut paling populer didapatkan dari media online berbasis internet, dan belum ada perusahaan berskala industri yang menguasai pasar dari produk tersebut, sehingga peluang untuk memasuki pasar tersebut masih terbuka lebar bagi pemilik usaha berskala kecil, bahkan rumah tangga. Terbuka lebarnya peluang bagi produsen produk masker kefir bukan berarti tanpa hambatan, terlebih karena pemasaran dari produk tersebut masih mengandalkan media online. Oleh karenanya, penting bagi para penjual produk masker kefir untuk mengetahui hal-hal yang menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli produk tesebut, agar dapat dirumuskan strategi yang tepat dalam memasarkannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah bauran pemasaran (yang terdiri dari produk, harga, saluran distribusi dan promosi), pengetahuan konsumen, dan keputusan konsumen. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada para pengguna masker kefir. Alat bantu analisis yang digunakan adalah structural equation modelling (SEM) dengan menggnakan software LISREL.Berdasarkan hasil penelitian terhadap konsumen masker kefir, dapat diperoleh kesimpulan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang tinggi mengenai berbagai macam informasi tentang masker kefir. Hal tersebut tercermin dari persentase responden yang menjawab benar lebih dari 90% untuk delapan dari sepuluh butir pertanyaan. Selain itu, karena variabel pengetahuan konsumen memiliki nilai loading factor tertinggi, maka dapat dikatakan bahwa variabel pengetahuan yang dibentuk oleh empat indikator antara lain ciri produk, tempat memperoleh, bahan dasar, dan manfaat memiliki kontribusi yang lebih tinggi dibandingkan variabel lainnya terhadap keputusan konsumen masker kefir. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa proses keputusan konsumen masker kefir lebih banyak dipengaruhi oleh seberapa informasi tentang masker kefir yang dimiliki oleh konsumen, dibandingkan elemen-elemen pembentuk bauran pemasaran produk. Pengetahuan meliputi ciri khas yang dimiliki, tempat memperoleh, bahan dasar, serta manfaat mengkonsumsi masker kefir.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Pemasaranid
dc.titlePengaruh Bauran Pemasaran dan Pengetahuan Konsumen Terhadap Keputusan Konsumen Masker Kefirid
dc.subject.keywordBauran Pemasaranid
dc.subject.keywordKeputusan Konsumenid
dc.subject.keywordMasker Kefirid
dc.subject.keywordPengetahuan Konsumenid
dc.subject.keywordPerilaku Konsumenid
dc.subject.keywordMarketing Mixid
dc.subject.keywordSemid
dc.subject.keywordLisrelid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record