| dc.description.abstract | Mobilitas sivitas akademika meliputi dosen dan mahasiswa serta reputasi
ilmiah merupakan salah satu indikator kunci dalam dimensi pembentuk world class
university. Jumlah kegiatan mobilitas civitas akademika dalam program
internasional serta banyaknya publikasi ilmiah yang terindex scopus dan google
scholar merupakan parameter perhitungan perangkingan universitas di dunia. Hal
ini menjadi tantangan tersendiri bagi pimpinan/eksekutif di perguruan tinggi untuk
menyusun strategi dari kondisi yang ada untuk merencanakan program kegiatan
yang dapat mendukung visi perguruan tinggi menuju universitas kelas dunia.
Sistem informasi eksekutif yang ada saat ini yaitu SIMAKER belum
memberikan informasi secara rinci mengenai mobilitas sivitas akademika dan
reputasi ilmiah perguruan tinggi. Selain itu masih terdapat pengelolaan data yang
tidak terintegrasi dimana beberapa kegiatan mobilitas sivitas akademika yang
dilakukan oleh fakultas dan departemen tidak tercatat dalam database direktorat
program internasional demikian sebaliknya. Sedangkan reputasi ilmiah yang
terindex Scopus dan Google Scholar belum tersimpan dalam database maupun
tersaji dalam sistem informasi yang ada. Sehingga dibutuhkan pengembangan
sistem pendukung informasi eksekutif yang dapat menampilkan informasi
mobilitas sivitas akademik dan reputasi ilmiah yang terintegrasi dengan database
IPB sesuai dengan arsitektur database terintegrasi yang telah dikembangkan.
Metode pengembangan sistem menggunakan pendekatan Sistem
Development Life Cycle (SDLC) melalui tahapan investigasi, analisis sistem,
analisis design, implementasi dan pemeliharaan sistem. Dalam tahapan investigasi
dilakukan studi kelayakan organisasi, operasional, ekonomi, dan teknis secara
komprehensif serta analisis manfaat terukur dan tidak terukur melalui wawancara
dan telaah dokumen.
Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi berbasis web dengan nama
SIMORI yang dapat diakses dialamat http://simori.ipb.ac.id dengan beberapa
keunggulan yaitu dikembangkan berbasis web dan telah terintegrasi dengan
basisdata yang sesuai dengan arsitektur basis data terintegrasi IPB. Sistem ini dapat
melengkapi kebutuhan data maupun informasi bagi sistem informasi strategis lain
yang dapat mendukung pelaporan kinerja institusi untuk butir mobilitas dosen dan
mahasiswa yaitu kegiatan inbound dan outbond serta publikasi ilmiah dosen yang
terindex Scopus dan Google Scholar. Hasil analisis dalam format grafik dapat
dimanfaatkan sebagai data view untuk rekomendasi strategis yang belum dapat
ditampilkan pada sistem informasi lain.
Dalam (IPB 2014) capaian untuk mobilitas dosen meliputi inbound dan
outbond pada tahun 2017 adalah 408-438, sedangkan dari informasi yang
ditampilkan dalam SIMORI menunjukkan jumlah mobilitas dosen baik inbound
maupun outbond mencapai 3717 sampai dengan tahun 2017. Hal ini menunjukkan
bahwa kegiatan internasionalisasi yang berjalan sudah mencapai target bahkan
melampaui target yang akan dicapai. Sedangkan untuk kegiatan mobilitas
mahasiswa meliputi inbound dan outbond pada laporan tahunan Direktorat
Kemahasiswaan Tahun 2016 tercatat jumlah mahasiswa 850, sedangkan hasil
informasi SIMORI sampai tahun 2017 jumlah mahasiswa melalui kegiatan
mobilitas inbound dan outbond tercatat sebanyak 4432. Hal ini menunjukkan bahwa
data mobilitas mahasiswa yang tercatat di direktorat kemahasiswaan dengan data
keseluruhan yang tersimpan dalam database integrasi IPB membutuhkan
sinkronisasi, karena jumlah yang disajikan dalam SIMORI merupakan data
keseluruhan baik yang tersimpan di fakultas maupun departemen. Selain itu untuk
informasi reputasi ilmiah yang tersaji dalam SIMORI menunjukkan bahwa Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan memiliki dokumen dan jumlah sitasi terbanyak
yaitu 1552 dengan jumlah sitasi 10180 di scopus dan 30687 di google scholar.
Sedangkan Departemen Ilmu dan Teknologi Pertanian dan Departemen Geofisika
dan Meteorologi tertinggi dalam jumlah dokumen dan sitasi dibandingkan
departemen lain. Target capaian h-index dalam (IPB 2014) jumlah dosen dengan hindex
lebih dari 2 pada tahun 2017 sebanyak 265, hasil penelusuran yang
ditampilkan dalam SIMORI jumlah dosen dengan h-index lebih dari 2 sebanyak
350 dengan h-Index tertinggi diraih oleh dosen dari Departemen Geofisika dan
Meteorologi yaitu pada index 29 di scopus dan index 47 di google scholar. Namun
dari data tersebut hanya sekitar 50% dari jumlah seluruh staf dosen aktif di IPB
yang memiliki akun tersebut. Strategi meningkatkan jumlah profil dosen di Scopus
dan Google Scholar serta meningkatkan jumlah publikasi dan sitasi karya ilmiah
dapat memicu meningkatnya reputasi ilmiah perguruan tinggi agar semakin baik
dalam mendukung institusi menuju world class university.
Faktor kritis dari keberhasilan sistem ini adalah tata kelola data yang baik,
sedangkan saat ini data yang ditampilkan masih perlu dilengkapi. Strategi yang
harus dilakukan adalah melakukan pengelolaan data mobilitas dan reputasi ilmiah
dengan melibatkan fakultas dan departemen untuk menambahkan data melalui
sistem informasi manajemen akademik (SIMAK) kemudian dilakukan verifikasi
oleh eksekutif agar dapat menampilkan informasi strategis bagi pimpinan institusi. | |