Show simple item record

dc.contributor.advisorYuliati, Lilik Noor
dc.contributor.advisorKrisnatuti, Diah
dc.contributor.authorPuspita, Dewi Annisa
dc.date.accessioned2025-08-07T10:12:06Z
dc.date.available2025-08-07T10:12:06Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167880
dc.description.abstractPerdagangan bebas di era globalisasi menyebabkan persaingan bisnis semakin ketat, baik persaingan di pasar domestik maupun pasar global sehingga perusahaan perlu menerapkan strategi pemasaran yang tepat. Konsumen akan melakukan evaluasi produk yang dapat menarik minat pembeliannya sebelum berlanjut pada tahap keputusan pembelian. Evaluasi dapat melalui aspek bauran pemasaran (marketing mix) bahkan hingga ke aspek psikologis seperti merek melalui citra merek (brand image) dan tingkat pengetahuan konsumen pada suatu produk berdasarkan citra negara asal (Country of Origin). Industri kulit merupakan salah satu industri di Indonesia yang turut memberikan kontribusi bagi perekonomian, baik di pasar domestik maupun hingga ke luar negeri dan merupakan salah satu sektor strategis penghasil devisa negara. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian 2017, industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki berada pada urutan kesepuluh dari sepuluh kelompok hasil industri dengan nilai ekspor terbesar, yaitu sebesar USD 5.01 miliar pada tahun 2016. Kulit dapat digunakan sebagai salah satu bahan baku untuk membuat beragam produk. Bahan dasar kulit yang digunakan bisa bermacam jenis, salah satunya menggunakan kulit buatan (kulit sintetis). Subsektor kulit buatan berkontribusi baik dilihat dari peran ekspor subsektor ini yang terus meningkat setiap tahunnya (2012-2016). Goviyar merupakan salah satu perusahaan tas lokal Indonesia dari kota Bogor yang mengusung produk berbahan dasar kulit buatan atau sintetis. Goviyar memanfaatkan teknologi internet untuk mengenalkan produknya ke konsumen, melakukan kegiatan pemasaran hanya secara online sehingga produk dapat dilihat kapan saja oleh semua orang, baik dari Indonesia bahkan hingga luar negeri. Sejak tahun 2016 hingga 2017 ini, Goviyar mengalami kendala dimana terdapat penurunan penjualan yang mengakibatkan penurunan omset sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat beli konsumen agar dapat meningkatkan penjualannya. Sampai saat ini, Goviyar lebih banyak fokus pada penjualan domestik meskipun beberapa waktu pernah mendapatkan pelanggan dari luar negeri, yaitu negara Taiwan, Malaysia, dan Singapore di tahun 2016. Hal ini juga mendorong perusahaan ingin mengetahui minat pembelian konsumen luar negeri terkait produknya. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Menganalisis pengaruh Country of Origin terhadap brand image tas Goviyar pada konsumen luar negeri dan dalam negeri; 2) Menganalisis pengaruh Country of Origin, brand image, dan marketing mix terhadap minat pembelian tas Goviyar pada konsumen luar negeri dan dalam negeri; 3) Merekomendasikan strategi pemasaran untuk dapat meningkatkan penjualan produk tas Goviyar. Ruang lingkup penelitian adalah fokus pada tas kulit sintetis dilakukan pada responden wanita yang berdomisili di dalam negeri dan luar negeri yang belum membeli tetapi mengetahui atau telah terpapar informasi produk saat mengisi kuesioner. Responden dari luar negeri dibatasi hanya pada negara Malaysia dan Singapore dengan pengambilan sampel berlokasi di kampus dan pusat perbelanjaan Mall. Metode penentuan sampel yaitu nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh adalah sebanyak 160 orang dari luar negeri dan dalam negeri, yaitu Malaysia dan Singapore sebanyak 90 orang, dan Indonesia sebanyak 70 orang. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan software SmartPLS. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis 1 variabel Country of Origin secara signifikan berpengaruh langsung terhadap brand image tas Goviyar, baik dari responden luar negeri maupun dalam negeri. Artinya responden menganggap bahwa citra negara asal Indonesia sudah cukup baik membentuk citra merek tas kulit Goviyar yang merupakan produk lokal asal Indonesia. Hipotesis 2 variabel Country of Origin secara signifikan berpengaruh langsung dan tidak langsung terhadap minat beli tas Goviyar pada responden luar negeri. Namun, pada responden dalam negeri pengaruh langsung memiliki hasil tidak signifikan, tetapi menjadi signifikan bila dievaluasi dengan variabel brand image (pengaruh tidak langsung). Hal ini dikarenakan responden berasal dari dalam negeri yaitu Indonesia yang menilai produk dari negaranya sendiri, dan khususnya pada segmen kelas menengah, aspek Country of Origin tidak menjadi perhatian utama dalam mempengaruhi minat beli mereka. Sementara pada responden luar negeri, aspek asal negara suatu produk menjadi salah satu pertimbangan yang dapat mempengaruhi minat beli sehingga memiliki pengaruh langsung. Hipotesis 3 Variabel brand image secara signifikan mempengaruhi minat beli tas Goviyar baik pada responden luar negeri maupun dalam negeri. Pada responden luar negeri, citra perusahaan paling mempengaruhi minat beli. Sementara pada responden dalam negeri, citra produk paling mempengaruhi minat beli. Hipotesis 4 variabel marketing mix secara signifikan mempengaruhi minat beli tas Goviyar baik pada responden luar negeri maupun dalam negeri. Pada responden luar negeri, promosi paling mempengaruhi minat beli. Sementara pada responden dalam negeri, produk paling mempengaruhi minat beli. Implikasi manajerial yang dapat direkomendasikan adalah segmentasi untuk promosi pada wanita kelas pendapatan menengah ke atas, target anak muda hingga dewasa aktif, positioning sebagai tas kulit sintetis berdesain simpel, elegan, dan multifungsi. Selain itu, perlu adanya inovasi produk menambah desain produk yang lebih uptodate, mengeluarkan limited edition product, mempertahankan harga yang terjangkau pada produk, memberikan garansi produk, promosi melalui brand ambassador, bergabung dengan komunitas, membuka stan khusus dan mengikuti berbagai pameran atau event. Bagi pemerintah dapat dengan memberikan subsidi ekspor, premi ekspor, sosialiasi kepada produsen atau perusahaan, pelatihan manajemen, pembinaan, dan promosi dagang di luar negeri maupun dalam negeri.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titlePengaruh Country Of Origin, Brand Image dan Marketing Mix Terhadap Minat Pembelian Tas Lokal Indonesia (Studi Pada Tas Goviyar)id
dc.subject.keywordBrand Imageid
dc.subject.keywordCountry Of Originid
dc.subject.keywordMarketing Mixid
dc.subject.keywordMinat Pembelianid
dc.subject.keywordTas Lokalid
dc.subject.keywordUji Mann Whitneyid
dc.subject.keywordSem-Plsid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record