Show simple item record

dc.contributor.advisorAchsani, Noer Azam
dc.contributor.advisorSyarifuddin, Ferry
dc.contributor.authorSakti, Mochamad Aji Jaya
dc.date.accessioned2025-08-07T10:12:02Z
dc.date.available2025-08-07T10:12:02Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167879
dc.description.abstractImplementasi online banking di Indonesia sejalan dengan meningkatnya pengguna smartphone yang telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Dibandingkan dengan layanan perbankan yang dilakukan secara konvensional dimana nasabah atau calon nasabah harus mendatangi Bank untuk melakukan transaksi, layanan menggunakan online banking dirasakan lebih mudah dan fleksibel. Perubahan proses manual menjadi digital memungkinkan proses yang lebih fleksibel dimana nasabah tidak perlu mendatangi kantor Bank tetapi dapat memanfaatkan channel-channel yang bekerja sama dengan Bank. Penggunaan teknologi online banking memiliki potensi risiko yang harus dikelola dan dipertimbangkan oleh Bank. Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bertindak sebagai regulator pada industri keuangan, menerapkan beberapa aturan perihal implementasi online banking. Hal ini bertujuan agar penerapan online banking dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan aspek manajemen risiko dan perlindungan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemetaan risiko penerapan online banking dengan menggunakan pendekatan ERM, termasuk strategi mitigasi risiko dari potensi-potensi risiko yang berhasil teridentifikasi.Penelitian ini dilakukan di Bank XYZ yang telah menerapkan layanan online banking. Hasil penelitian ini menemukan 55 potensi risiko terkait online banking. Risiko yang paling ditemukan terdapat pada risiko operasional, beberapa diantaranya terkait dengan keamanan sistem bank seperti kerentanan terhadap virus, malware, hacking, juga akses informasi oleh orang yang tidak berwenang. Strategi mitigasi risiko yang diterapkan oleh Bank XYZ sebagian besar dilakukan dengan cara mengelola risiko. Adapun alasannya karena implementasi layanan online banking masih dalam proses pengembangan dan pihak manajemen Bank XYZ tetap optimis dengan prospek masa depan layanan online banking dengan tetap mengikuti aturan-aturan dari pemerintah.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titlePemetaan Risiko Pada Penerapan Online Banking Dengan Pendekatan Erm (Studi Kasus Pada Bank Xyz)id
dc.subject.keywordBankid
dc.subject.keywordErmid
dc.subject.keywordOnline Bankingid
dc.subject.keywordRisikoid
dc.subject.keywordEnterprise Risk Managementid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record